Kemenkeu Lantik 14 Pejabat dan KSSK, Suahasil Nazara Tegaskan Pentingnya Merit System

Burhanuddin
2 Min Read
Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serta Pejabat Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada Senin (21/9).(Foto: Kemenkeu)

​MERCUSUARNEWS.CO — Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serta Pejabat Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada Senin (21/9). Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah strategis Kemenkeu untuk memperkuat kepemimpinan, tata kelola organisasi, dan penerapan meritokrasi secara berkelanjutan.

​Dalam sambutannya, Suahasil menjelaskan bahwa seluruh proses pengisian jabatan telah melewati mekanisme Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang melibatkan pimpinan Unit Eselon I. Mekanisme ini berlandaskan talent management yang menilai kinerja, karakteristik, serta potensi setiap pegawai.

​“Baperjakat adalah proses yang sangat penting untuk menjaga merit system kita. Proses ini dilakukan secara berjenjang dari sistem talent management yang mengukur kinerja dan karakteristik pegawai Kemenkeu,” tegas Suahasil dikutip dari laman kemenkeu.go.id.

​Ia menekankan bahwa proses promosi dan mutasi di lingkungan Kemenkeu harus berjalan secara sehat, kredibel, dan konsisten. Hal tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun akuntabilitas, kepastian karier, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.

​Selain itu, Menkeu juga berpesan agar para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme. Seorang pemimpin dituntut tidak hanya fokus pada fungsi unitnya, tetapi juga mampu berpikir strategis dan memperkuat koordinasi lintas unit.

​“Kepemimpinan strategis harus berjalan seiring dengan integritas dan profesionalisme. Kualitas analisis, keberanian mengambil keputusan, tata kelola yang baik, serta tanggung jawab menjaga amanah publik harus menjadi satu kesatuan dalam semangat Kemenkeu Satu,” tambahnya.

​Menutup pengarahannya, Suahasil mengingatkan seluruh pejabat bahwa tugas pengolahan keuangan negara memiliki dampak langsung bagi masyarakat luas.

​“Saya percaya Saudara-Saudara mampu menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya, bekerja dengan hati, dan terus menjaga integritas. Pada akhirnya, yang kita kelola bukan sekadar angka semata, melainkan harapan masyarakat terhadap masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

Share This Article