Turnamen Catur Piala Bupati Purbalingga 2026 Diikuti Hampir 300 Peserta, Ada 2 Master Internasional

Malik Ibrahim
4 Min Read
Turnamen Catur Piala Bupati Purbalingga tahun kedua diikuti pecatur dari berbagai daerah di Pulau Jawa dengan total hadiah lebih dari Rp10 juta. (dok. Pemkab Purbalingga)

PURBALINGGA, MERCUSUARNEWS.CO – Turnamen Catur Piala Bupati Purbalingga 2026 semakin bergengsi. Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, kompetisi ini diikuti hampir 300 pecatur dari berbagai daerah di Pulau Jawa, termasuk sedikitnya dua peserta bergelar Master Internasional.

Turnamen resmi dibuka Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif di Pendopo Dipokusumo, Minggu (30/8/2026). Selain menjadi ajang perebutan prestasi, kompetisi ini diarahkan sebagai wadah pembinaan dan pencarian bibit atlet catur baru.

Peserta Datang dari Berbagai Daerah

Turnamen Catur Piala Bupati Purbalingga digelar Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama Percasi Kabupaten Purbalingga dan sejumlah sponsor.

Peserta berasal dari Purbalingga, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta. Kehadiran dua pecatur bergelar Master Internasional menjadi salah satu peningkatan kualitas dibanding penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Percasi Purbalingga, Subeno, mengatakan kompetisi tersebut merupakan penyelenggaraan kedua setelah pertama kali digelar pada 2025.

“Turnamen Catur Piala Bupati Purbalingga ini adalah kali kedua yang dimulai tahun lalu. Tahun ini ada perbaikan pesertanya, paling tidak ada dua master internasional,” kata Subeno.

Ia berharap turnamen tersebut dapat berkembang menjadi agenda kompetisi catur yang semakin dikenal dan menarik peserta dari lebih banyak daerah.

Ratusan Pecatur Bertanding dalam Delapan Babak

Dari hampir 300 peserta, kategori senior/open menjadi kelompok dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 146 pecatur.

Sementara itu, kategori junior terdiri atas 58 peserta tingkat SD/MI, 36 peserta SMP/MTs, dan 28 peserta SMA/SMK/MA.

Seluruh pertandingan berlangsung dalam delapan babak dengan total hadiah lebih dari Rp10 juta. Pemenang mendapatkan uang pembinaan, trofi, dan piagam penghargaan.

Khusus peserta junior asal Purbalingga, Percasi juga menyiapkan hadiah tambahan berupa jam catur dari Bupati Purbalingga bagi juara 1, 2, dan 3 di masing-masing jenjang pendidikan.

Bupati Dorong Munculnya Atlet Catur Baru

Bupati Fahmi mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilai penting bagi peningkatan pengalaman dan jam terbang para pecatur.

Menurutnya, kompetisi tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Kami Pemerintah Kabupaten Purbalingga tentu menyambut baik dan mendukung penuh penyelenggaraan turnamen ini. Selain menjadi ruang untuk meningkatkan pengalaman dan jam terbang para atlet, melalui kegiatan turnamen seperti ini tentunya sekaligus dapat menjadi media untuk pembinaan para atlet,” ujar Fahmi.

Ia juga meminta seluruh peserta mengedepankan sportivitas, menghormati lawan, dan mematuhi aturan pertandingan.

Bupati berharap turnamen tersebut dapat digelar secara rutin sehingga tidak hanya menjadi wadah bagi atlet yang sudah aktif, tetapi juga membuka kesempatan bagi pecatur muda untuk berkembang.

“Dengan melihat manfaat yang begitu strategis ini, saya berharap turnamen seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin agar dapat memfasilitasi para atlet yang hari ini telah aktif, bahkan mendorong tumbuhnya para calon atlet catur baru di Kabupaten Purbalingga,” katanya.

Panitia juga diminta memastikan seluruh pertandingan berlangsung sportif, adil, dan transparan.

Dengan meningkatnya jumlah dan kualitas peserta, Turnamen Catur Piala Bupati Purbalingga diharapkan mampu menjadi salah satu agenda olahraga yang konsisten sekaligus memperkuat pembinaan catur di daerah.

Share This Article