MERCUSUARNEWS.CO — Pendekatan humanis aparat teritorial kembali membuahkan hasil nyata di wilayah Maluku Utara. Masyarakat di jajaran Korem 152/Baabullah secara sukarela menyerahkan 75 pucuk senjata api, munisi, dan bahan peledak kepada Panglima Kodam (Pangdam) XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., di Ternate.
Penyerahan barang berbahaya tersebut disaksikan langsung oleh Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin beserta jajaran pejabat Kodam XV/Pattimura dan para tamu undangan.
Adapun rincian persenjataan yang diserahkan terdiri dari 15 pucuk senjata standar dan 60 pucuk senjata rakitan, dengan pembagian 41 unit laras panjang serta 19 unit pistol. Berdasarkan inventarisasi, seluruh persenjataan tersebut merupakan peninggalan sisa konflik sosial periode 1999–2000 dan senjata organik warisan keluarga yang masuk dari Filipina.
Atas keberhasilan melakukan pembinaan teritorial hingga menumbuhkan kesadaran masyarakat tersebut, Pangdam XV/Pattimura memberikan penganugerahan penghargaan kepada 35 personel Korem 152/Baabullah.
Di tempat terpisah, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengapresiasi kesadaran warga serta kerja keras personel di lapangan. Ia menilai langkah ini menjadi bukti efektifnya pola komunikasi sosial yang diterapkan prajurit TNI.
”Penyerahan senjata secara sukarela ini menunjukkan bahwa pendekatan humanis dan komunikasi yang baik mampu membangun kepercayaan masyarakat. TNI akan terus mengedepankan upaya persuasif dan sinergi bersama masyarakat untuk menciptakan kondisi yang aman dan kondusif,” tegas Mayjen TNI Muhammad Nas dikutip dari laman tni.mil.go.id, Minggu (4/10/2026).
