MERCUSUARNEWS.CO – Penampilan Alma Esbeye dalam Spesial Live Show menjadi magnet warga dan kafilah sehari sebelum penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang.
Ribuan warga dan kafilah dari berbagai daerah memenuhi halaman Masjid Agung Semarang, Jumat (18/9/2026) malam. Suasana semakin meriah saat penyanyi religi Alma Esbeye tampil dalam Spesial Live Show rangkaian MTQ Nasional XXXI 2026.
Tepuk tangan dan sorak penonton mengiringi penampilan Alma. Warga yang datang tidak hanya berasal dari Kota Semarang, tetapi juga berbagai daerah yang ikut merasakan kemeriahan MTQ Nasional yang berlangsung di Jawa Tengah.
Alma Esbeye Hibur Ribuan Warga dan Kafilah
Penampilan Alma menjadi salah satu hiburan dalam rangkaian kegiatan MTQ Nasional XXXI. Acara tersebut digelar sehari sebelum penutupan ajang nasional yang berlangsung di Kota Semarang.
Alma membawakan musik bernuansa religi dengan sentuhan modern. Kehadirannya membuat suasana halaman Masjid Agung Semarang semakin semarak.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen turut hadir dan mengapresiasi keterlibatan Alma dalam memeriahkan MTQ Nasional.
“Ya, saya ucapkan terima kasih kepada Alma Esbeye, satu minggu atau dua minggu yang lalu kita bertemu di Bandung, sekarang kita ketemu di Semarang,” kata Taj Yasin.
Taj Yasin: MTQ Nasional Bukan Sekadar Perlombaan
Menurut Taj Yasin, kemeriahan MTQ Nasional menjadi bagian dari semangat kebersamaan antara kafilah dari berbagai daerah.
Ia menilai MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi.
“Saya yakin bahwa Al-Qur’an adalah pemersatu kita,” ujarnya.
Taj Yasin mengatakan telah bertemu dengan perwakilan kafilah dari berbagai provinsi yang hadir di Jawa Tengah. Ia menyebut para peserta memberikan respons positif terhadap sambutan masyarakat selama berada di Semarang.
“Mereka betah tinggal di Semarang bukan daerah asing, tetapi seperti rumah pribadi dan ini kesuksesan buat kita bersama,” katanya.
Gebyar MTQ Nasional Beri Dampak Sosial
Selain menghadirkan perlombaan, MTQ Nasional XXXI juga diisi berbagai kegiatan pendukung yang melibatkan masyarakat.
Taj Yasin mengatakan rangkaian kegiatan tersebut turut memberikan dampak sosial bagi masyarakat.
“Perhelatan MTQ ini juga berdampak bukan hanya syiar agama, bukan syiar Qur’an saja, tetapi juga berdampak pada sosial,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Badan Pengelolaan Masjid Agung Semarang (BPMAS), KH Khammad Ma’sum, mengatakan penampilan Alma Esbeye sengaja dihadirkan untuk menambah kemeriahan rangkaian MTQ Nasional.
“Keinginannya adalah supaya apa? Kita bisa memeriahkan acara ini semeriah-meriahnya karena ini merupakan sejarah,” katanya.
MTQ Nasional Kembali Digelar di Semarang Setelah 47 Tahun
Jawa Tengah kembali menjadi tuan rumah MTQ Nasional setelah ajang tersebut sebelumnya digelar di Semarang pada 1979.
Rangkaian kegiatan di kawasan Masjid Agung Semarang turut melengkapi perhelatan tahun ini. Sebelumnya, masyarakat juga mengikuti berbagai kegiatan pendukung, termasuk Mini Dugderan.
MTQ Nasional XXXI 2026 berlangsung di Kota Semarang dengan melibatkan kafilah dari 38 provinsi. Rangkaian perlombaan berlangsung hingga 19 September 2026 dan ditutup di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang.
Kehadiran Alma Esbeye dan berbagai kegiatan masyarakat menjadi bagian dari semarak MTQ Nasional yang tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga mempertemukan masyarakat dan kafilah dari berbagai penjuru Indonesia dalam suasana kebersamaan.
