Hansip Reborn! 243.543 Satlinmas Jateng Disiapkan Hadapi Bencana hingga Hoaks

Malik Ibrahim
4 Min Read
Sebanyak 243.543 Satlinmas Jawa Tengah diperkuat melalui konsep Hansip Reborn. Satlinmas disiapkan menghadapi bencana, menjaga ketertiban hingga menangkal hoaks. (dok. Pemprov Jateng)

MERCUSUARNEWS.CO – Sebanyak 243.543 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Jawa Tengah disiapkan menghadapi tantangan yang semakin beragam. Bukan hanya menjaga ketertiban lingkungan, mereka juga didorong sigap menghadapi bencana, mendukung ketahanan pangan, menjaga lingkungan, hingga membantu masyarakat menghadapi ancaman hoaks.

Penguatan peran tersebut ditandai dengan Apel Akbar Satlinmas di Stadion Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026). Dalam kegiatan itu, Pemprov Jateng menggaungkan kembali semangat “Hansip Reborn” sebagai simbol revitalisasi peran Linmas di tengah masyarakat.

243 Ribu Satlinmas Jateng Tersebar di 8.562 Desa dan Kelurahan

Ratusan ribu anggota Satlinmas tersebut tersebar di 8.562 desa dan kelurahan di Jawa Tengah. Posisi mereka dinilai strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat paling bawah.

Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappidsus), Aris Marsudiyanto, mengatakan tugas Linmas kini tidak lagi sebatas menjaga keamanan lingkungan.

Linmas juga dituntut mampu merespons bencana, mendukung ketahanan pangan, menjaga kelestarian lingkungan, serta ikut mengawal program pemerintah.

“Linmas di manapun untuk selalu menjaga ketertiban umum, tanggap terhadap bencana, menjaga ketahanan pangan, menjaga kelestarian lingkungan hidup, hingga mengawal program pemerintah sehingga hasilnya memuaskan,” kata Aris.

Hansip Reborn, Peran Linmas Disesuaikan Tantangan Zaman

Semangat “Hansip Reborn” bukan dimaksudkan sekadar menghidupkan kembali istilah hansip. Gerakan tersebut diarahkan untuk memperkuat kembali semangat gotong royong dengan pola kerja yang lebih profesional, terkoordinasi, dan responsif.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan keberadaan Satlinmas perlu diperkuat karena mereka merupakan salah satu unsur masyarakat yang paling dekat dengan persoalan sehari-hari warga.

“Tugas utamanya memang menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, tapi sekarang lebih jauh dari itu. Kita ingin kekuatan 243 ribu lebih Satlinmas di Jateng yang selama ini sudah bekerja di tengah warga semakin solid, semakin siap, dan semakin cepat merespons ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Luthfi.

Menurutnya, penguatan Satlinmas membutuhkan dukungan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota agar para anggota dapat menjalankan tugas secara optimal.

Satlinmas Jateng Diajak Lawan Hoaks dengan Jempol Baik

Selain persoalan ketertiban dan kebencanaan, Satlinmas juga dihadapkan pada tantangan baru di ruang digital.

Aris mengingatkan anggota Satlinmas agar tidak mudah terprovokasi informasi yang tidak jelas sumbernya, ujaran kebencian, maupun konten yang berpotensi memecah persatuan masyarakat.

Dalam apel tersebut juga dicanangkan Gerakan Nasional Jempol Baik. Masyarakat diajak membiasakan diri memeriksa informasi sebelum menyebarkannya.

“Mari kita bina, kita bimbing, kita biasakan kepada seluruh masyarakat, anak-anak, saudara-saudara, dan keluarga kita menggunakan jempolnya dengan baik. Saring dulu setiap ada berita, jangan langsung di-share,” kata Aris.

Pesan tersebut dinilai penting karena anggota Satlinmas berada langsung di tengah masyarakat. Mereka dapat ikut mengedukasi warga agar lebih kritis terhadap informasi yang beredar di media sosial.

Jawa Tengah Punya 75.738 Anggota Aslinmas

Dalam Apel Akbar Satlinmas tersebut juga diberikan penghargaan kepada asosiasi Linmas (Aslinmas) dengan jumlah anggota terbanyak.

Jawa Tengah tercatat memiliki 75.738 anggota Aslinmas, sekaligus menjadi daerah dengan jumlah anggota terbanyak secara nasional.

Di tingkat kabupaten, jumlah anggota Aslinmas terbanyak di Jateng antara lain berada di Kabupaten Semarang sebanyak 32.854 anggota, disusul Kabupaten Brebes lebih dari 24 ribu anggota, Wonosobo 5.087 anggota, Boyolali 2.703 anggota, dan Batang 2.458 anggota.

Dengan jumlah anggota yang mencapai ratusan ribu dan tersebar hingga desa serta kelurahan, Satlinmas menjadi bagian penting dari kekuatan sosial masyarakat Jawa Tengah.

Perannya kini tidak hanya berkaitan dengan ketertiban, tetapi juga kebencanaan, ketahanan pangan, lingkungan, pelayanan masyarakat, hingga membantu menjaga ruang sosial dari informasi yang dapat memicu konflik.

Share This Article