HUT RI ke-81 di Jawa Tengah: 1.000 Peserta Siap Meriahkan Upacara di Simpang Lima Semarang

Tahmid Musyafa
4 Min Read
Sekda Jateng saat rapat koordinasi terkait perayaan HUT RI ke 81 Jawa Tengah yang akan dilaksanakan di Simpang Lima. (dok. Pemprov)

SEMARANG – Puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jawa Tengah akan berlangsung meriah. Lebih dari 1.000 peserta dari berbagai unsur masyarakat, TNI, Polri, hingga aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dijadwalkan mengikuti upacara puncak di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, pada 17 Agustus 2026.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dijadwalkan bertindak sebagai inspektur upacara pengibaran Sang Merah Putih dalam peringatan kemerdekaan tahun ini.

Persiapan seluruh rangkaian kegiatan terus dimatangkan Pemprov Jawa Tengah. Mulai dari pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), upacara pengibaran bendera, hingga resepsi kenegaraan pada malam harinya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, kesiapan seluruh unsur menjadi perhatian utama agar rangkaian prosesi kenegaraan berjalan tertib dan lancar.

Hal itu disampaikannya seusai memimpin Rapat Pleno HUT RI ke-81 di Lantai 5 Gedung B Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026).

“Hari ini kita cek saja dari laporan teman-teman, insyaallah sudah siap. Beberapa kendala tadi juga teridentifikasi dan kami minta untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Sumarno.

HUT RI ke-81 Momentum Perkuat Kedaulatan Indonesia

Peringatan HUT RI ke-81 tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Menurut Sumarno, makna kedaulatan tidak hanya berkaitan dengan aspek kenegaraan. Kedaulatan juga harus diwujudkan dalam berbagai sektor yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, termasuk pangan dan perekonomian.

Karena itu, membangun Indonesia yang berdaulat membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa.

Sumarno mengajak masyarakat Jawa Tengah menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk kembali memperkuat semangat gotong royong dan bergerak bersama menghadapi berbagai tantangan.

“Kami berharap di momentum ini semua masyarakat di Indonesia, masyarakat Jawa Tengah khususnya, mari kita bangkit bersama-sama untuk nyengkuyung kedaulatan Indonesia dari semua lini,” katanya.

Semangat nyengkuyung, atau saling mendukung dan bergotong royong, dinilai menjadi salah satu kekuatan masyarakat dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Lebih dari 1.000 Peserta Ikuti Upacara di Simpang Lima

Ketua Panitia HUT RI ke-81 Jawa Tengah, Laksono Dewanto, mengatakan sekitar 1.000 peserta akan ambil bagian dalam upacara puncak di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang.

Peserta berasal dari berbagai elemen yang mencerminkan keberagaman masyarakat dan unsur pemerintahan di Jawa Tengah.

“Peserta terdiri dari elemen masyarakat, TNI, Polri, maupun ASN Pemprov Jateng,” kata Laksono yang juga menjabat Kepala Biro Umum Pemprov Jateng.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan membuat peringatan HUT RI tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat rasa persatuan dan kebangsaan.

Rangkaian HUT RI Ditutup dengan Resepsi Kenegaraan

Peringatan HUT RI ke-81 tingkat Provinsi Jawa Tengah tidak berhenti pada pelaksanaan upacara pengibaran bendera.

Rangkaian kegiatan telah dimulai dengan proses pengukuhan Paskibraka yang akan bertugas dalam upacara kemerdekaan.

Setelah upacara pada pagi hari, rangkaian peringatan akan ditutup melalui resepsi kenegaraan pada Senin malam, 17 Agustus 2026.

Salah satu agenda dalam resepsi tersebut adalah penyerahan santunan kepada para veteran di Jawa Tengah.

Pemberian santunan menjadi bentuk penghormatan pemerintah kepada para pejuang yang telah memberikan kontribusi bagi perjalanan bangsa.

Semangat Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremonial

Momentum HUT RI ke-81 di Jawa Tengah diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan kerja nyata.

Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” menjadi ajakan agar masyarakat tidak hanya mengenang perjuangan para pendahulu, tetapi juga mengambil peran dalam membangun kemandirian bangsa.

Mulai dari menjaga ketahanan pangan, memperkuat perekonomian, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, hingga menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Dengan semangat bangkit bersama dan nyengkuyung di berbagai lini, peringatan HUT RI ke-81 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat Jawa Tengah sekaligus berkontribusi terhadap terwujudnya Indonesia yang semakin berdaulat, adil, dan makmur.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *