MERCUSUARNEWS.CO – Eko Priyono mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, untuk periode 2027-2035. Tokoh masyarakat yang dikenal familiar dan disegani warga itu membawa sejumlah gagasan pembangunan desa, terutama terkait infrastruktur dan penataan lingkungan.
Dalam materi pencalonannya, Eko membawa semangat “Ugal-ugalan Kerja Nyata untuk Gentasari” sebagai gambaran komitmen yang ingin ditawarkan kepada masyarakat.
Sejumlah program yang ditonjolkan meliputi pembangunan gang, perbaikan drainase dan normalisasi kali. Ketiga sektor tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat di lingkungan desa, terlebih Desa Gentasari termasuk daerah rawan banjir.
Gang Dibangun, Drainase Lancar hingga Kali Dinormalisasi
Eko menempatkan pembangunan gang sebagai salah satu agenda yang mendapat perhatian. Akses jalan lingkungan menjadi fasilitas penting bagi mobilitas warga, termasuk menunjang aktivitas ekonomi dan sosial.
Persoalan drainase juga masuk dalam gagasan yang disampaikan. Saluran air yang berfungsi baik diharapkan dapat membantu mengurangi genangan ketika hujan.
Sementara itu, normalisasi kali menjadi program lain yang ditonjolkan. Penataan aliran air dinilai penting untuk menjaga lingkungan sekaligus mendukung sistem drainase desa.
Dalam materi kampanyenya, Eko menggunakan pesan “Kerja Nyata – Merakyat – Tanpa Omong Kosong”. Ia juga membawa prinsip “Amanah, Jujur dan Kerja” sebagai nilai yang ingin dikedepankan dalam pencalonannya.
Eko turut membawa visi “Bersama Gentasari Maju, Bersih dan Sejahtera”. Visi tersebut menjadi bagian dari pesan pencalonan yang ia tawarkan kepada masyarakat Gentasari.
Harapan Warga: Pembangunan Merata
Bagi masyarakat desa, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Karena itu, warga berharap siapa pun yang nantinya terpilih dapat menentukan prioritas pembangunan berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Seorang warga Gentasari, Roziq mengatakan masyarakat membutuhkan pembangunan yang manfaatnya bisa dirasakan secara langsung.
“Kami berharap kepala desa nanti benar-benar memperhatikan kebutuhan warga. Gang, drainase dan kondisi kali memang penting karena berkaitan dengan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Warga juga berharap pembangunan berlangsung merata dan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu. Selain pembangunan fisik, masyarakat menginginkan pemimpin desa yang dapat dipercaya, terbuka dan mau turun langsung mendengar aspirasi warga.
Dalam pencalonannya, Eko menempatkan semangat amanah, jujur dan kerja sebagai bagian dari pesan kepada masyarakat. Sementara slogan “Ugal-ugalan Kerja Nyata untuk Gentasari” menjadi narasi utama yang menggambarkan dorongan untuk bekerja secara nyata bagi desa.
Pilkades Gentasari periode 2027-2035 nantinya menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin desa. Eko Priyono menjadi salah satu nama yang menawarkan agenda pembangunan dengan menitikberatkan pada infrastruktur dan penataan lingkungan.
