Lepas Kafilah MTQ Korpri Jateng, Gus Yasin Pesan Jaga Nama Baik dan Hayati Al-Qur’an

Soleh Ismail
3 Min Read
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin bersama dengan Kafilah MTQ Korpri Jateng sebelum berangkat ke Sumsel. Gus Yasin: jaga nama baik Jateng. (dok. Pemprov Jateng)

SEMARANG, MERCUSUARNEWS.COM – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen melepas kafilah MTQ Korpri Jawa Tengah yang akan berlaga pada MTQ VIII Tingkat Nasional Korpri 2026 di Sulawesi Selatan. Ia berpesan agar seluruh peserta tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjaga nama baik Jawa Tengah dan menghayati nilai-nilai Al-Qur’an.

Pelepasan berlangsung di rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026). Sebanyak 21 peserta bersama pelatih dan pendamping dijadwalkan berangkat ke Makassar untuk mengikuti kompetisi pada 24-30 Agustus 2026.

Gus Yasin Minta Kontingen Jaga Sikap

Gus Yasin meminta seluruh anggota kafilah menjaga etika, kesopanan, serta adat istiadat Jawa Tengah selama berada di Sulawesi Selatan. Para peserta ini membawa nama daerah, sehingga setiap sikap dan tindakan selama mengikuti kegiatan menjadi bagian dari representasi Jawa Tengah.

“Kontingen Korpri Jawa Tengah tentu membawa nama besar Jawa Tengah. Saya berpesan di sana tetap menjaga kesopanan dan adat istiadat Jawa Tengah,” ujar Gus Yasin.

Ia berharap para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membangun hubungan positif dengan kontingen dari daerah lain.

MTQ Bukan Sekadar Mengejar Juara

Selain prestasi, Gus Yasin mengingatkan peserta agar menjadikan MTQ sebagai kesempatan untuk semakin memahami dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an. Peserta dari berbagai cabang, seperti tilawah, tahfiz, azan, dan khotbah, diminta membaca Al-Qur’an secara tartil.

Menurut Gus Yasin, tartil tidak hanya berkaitan dengan ketepatan membaca, tetapi juga mencakup proses memahami makna dan meresapi kandungan ayat.

“Mentartilkan Al-Qur’an ini juga berarti tadabur, mengingat artinya, memahami Al-Qur’an, dan meresapi Al-Qur’an,” katanya.

Ia meyakini prestasi akan mengikuti ketika peserta menjalani kompetisi dengan kesungguhan sekaligus penghayatan terhadap Al-Qur’an.

“Kalau itu dilaksanakan dengan baik, insyaallah hadiahnya adalah prestasi yang akan membanggakan Jawa Tengah,” ujarnya.

Cabang MTQ Korpri Terus Berkembang

Salah satu peserta kafilah, Artiyah, mengatakan cabang yang diperlombakan dalam MTQ Korpri kini semakin beragam.

Kompetisi tidak hanya mencakup tilawah dan hafalan, tetapi juga pendalaman kandungan Al-Qur’an, kaligrafi, hingga karya ilmiah yang mengaitkan ilmu pengetahuan dengan perspektif Al-Qur’an.

“Termasuk pengembangan-pengembangan baru. Ada karya ilmiah untuk menjembatani bagaimana keilmuan dunia nyata relevansinya dengan Al-Qur’an,” kata Artiyah.

Menurutnya, perkembangan tersebut membuat peserta memiliki ruang lebih luas untuk menggali nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Kafilah Jateng Berangkat ke Makassar

Kafilah MTQ Korpri Jawa Tengah dijadwalkan berangkat ke Makassar pada Minggu sore. Mereka akan mengikuti rangkaian MTQ VIII Tingkat Nasional Korpri 2026 yang berlangsung di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan, pada 24-30 Agustus 2026.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, kontingen Jawa Tengah diharapkan mampu tampil maksimal, menjaga sportivitas, serta membawa pulang prestasi tanpa meninggalkan nilai utama dari ajang MTQ: membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.

Share This Article