MERCUSUARNEWS.CO – Proses evakuasi 11 awak kapal nelayan KMN Maju Setia 17 di perairan Karangbolong, Kabupaten Cilacap, akhirnya tuntas. Seluruh anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi dengan selamat setelah kapal berukuran 58 gross tonnage (GT) itu mengalami mati mesin dan kandas.
Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Kantor SAR Cilacap dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap pada Sabtu (26/9/2026) malam. Tim SAR kemudian bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi para awak kapal.
Tim Rescue Kantor SAR Cilacap berangkat dari Pelabuhan Sleko menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 05. Petugas melakukan penyisiran menuju titik lokasi kapal berdasarkan informasi yang diterima.
Kepala Kantor SAR Cilacap Wahyu Tri Agung mengatakan tim menemukan KMN Maju Setia 17 dalam kondisi kandas di sekitar perairan Karangbolong.
“Menanggapi laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Cilacap bergerak menuju Pelabuhan Sleko, lalu melanjutkan penyisiran menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 05,” kata Wahyu.
Setelah menemukan kapal, tim SAR gabungan melakukan pengamanan dan memastikan kondisi seluruh awak. Penanganan kemudian berlanjut dengan upaya memindahkan kapal dari lokasi kandas menuju perairan yang lebih aman.
Dalam proses tersebut, kapal nelayan lain turut membantu menarik KMN Maju Setia 17. Sembilan ABK sudah lebih dulu dipastikan selamat. Namun, dua awak masih bertahan di atas kapal untuk mengikuti proses penanganan dan penarikan.
Dua ABK Terakhir Dievakuasi Dini Hari
Evakuasi dua awak terakhir berlangsung hingga Minggu (27/9/2026) dini hari. Sekitar pukul 02.30 WIB, nakhoda Saiful dan ABK Oki Setiawan berhasil dibawa menuju Pelabuhan Sleko.
Dengan dievakuasinya dua orang tersebut, seluruh 11 ABK KMN Maju Setia 17 telah berada di tempat aman. Tidak ada korban jiwa dalam insiden kapal mati mesin dan kandas tersebut.
Sebelas awak kapal yang berhasil dievakuasi yakni Saiful (51), Dwi Pratama (30), David Alamsyah (25), Supriyo (39), Ade Priyanto (27), Andi Sudrajat (41), Sutomo (40), Yatino (38), Adam (27), Trisno (42), dan Oki Setiawan (28).
Setelah seluruh awak kapal berhasil dievakuasi, operasi SAR untuk kejadian tersebut diusulkan ditutup. Seluruh personel dan unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Kapal KMN Maju Setia 17 diketahui berukuran 58 GT. Insiden bermula ketika kapal mengalami gangguan mesin saat berlayar di sekitar perairan Karangbolong hingga akhirnya kandas.
