Resmikan LRT Kelapa Gading–Manggarai, Presiden Prabowo Sebut Kelola Aglomerasi 42 Juta Jiwa Butuh Gotong Royong

Putri Najwa
3 Min Read
Presiden Prabowo Subianto meresmikan layanan LRT Jakarta jalur Kelapa Gading–Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9/2026).(Foto: BPMI Setpres)

MERCUSUARNEWS.CO — Presiden Prabowo Subianto meresmikan layanan LRT Jakarta jalur Kelapa Gading–Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Peresmian ini dinilai sebagai langkah strategis dalam transformasi pembangunan serta pengelolaan kawasan metropolitan Jakarta Raya dan Jabodetabek yang kini dihuni sekitar 42 juta jiwa.

​Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya tata kelola kawasan aglomerasi skala besar yang tetap aman, tertib, dan demokratis.

​”Bahwa kita bisa mengelola suatu aglomerasi, suatu metropolitan sebesar ini, 42 juta. Mungkin lebih besar dari banyak negara di dunia. Kita bisa mengelola dengan aman, dalam suasana demokratis, tapi tertib,” tegas Presiden Prabowo dikutip Setneg.go.id.

​Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pelayanan Publik

​Presiden menegaskan bahwa proyek ini menjadi contoh nyata kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia mengingatkan para pejabat publik bahwa jabatan merupakan amanat untuk sepenuhnya mengabdi kepada masyarakat.

​”Kita pelayan rakyat, kita petugasnya rakyat. Pikiran kita, tenaga kita, upaya kita, semuanya untuk rakyat Indonesia. Selama kita mau menerima mandat ini, selama kita mau menerima kehormatan melayani rakyat Indonesia, selama itu kita harus bekerja hanya untuk kepentingan yang besar, kepentingan bangsa, kepentingan rakyat,” ucap Kepala Negara.

​Presiden Prabowo optimistis Indonesia akan terus bangkit menghadapi berbagai tantangan menuju cita-cita para pendiri bangsa, terlebih ketika semangat gotong royong antarlembaga terbangun dengan kuat.

​”Tadi dilaporkan oleh Gubernur, pertumbuhan DKI meningkat, perusahaan-perusahaan yang tadi agak lesu sekarang bangkit, investasi naik luar biasa. Jadi ini menunjukkan bila pemimpin-pemimpin bisa kerja sama, bisa gotong royong, bangsa ini akan bangkit menjadi bangsa yang luar biasa,” lanjutnya.

​Investasi dan Perekonomian Jakarta Melaju Positif

​Dalam kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melaporkan kinerja ekonomi Ibu Kota yang menunjukkan tren positif dan mencerminkan tingginya kepercayaan investor.

​Pramono memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan ini mencapai 5,52 persen dengan tingkat inflasi yang terjaga di angka 2,5 persen, serta menyumbang 16,32 persen bagi perekonomian nasional.

​”Kalau dulu di tahun 2021 selama satu tahun penuh investasi Jakarta itu Rp103 triliun, dalam era 2 tahun ini dalam kepemimpinan Bapak, Jakarta tumbuh 162 persen. Di tahun 2025, investasi di Jakarta Rp270 triliun, bahkan di triwulan kedua tahun ini di tahun 2026 Jakarta investasinya Rp173 triliun,” jelas Pramono.

​Peresmian jalur Kelapa Gading–Manggarai ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas transportasi publik di Jakarta, sekaligus menopang laju pertumbuhan ekonomi kawasan urban secara berkelanjutan.

Share This Article