Erupsi Anak Krakatau, Menkes Minta Warga Terdampak Tak Keluar Rumah Seminggu

Putri Najwa
2 Min Read
Menkes Budi ikut rapat terbatas terkait perkembangan penanganan bencana alam yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto secara hybrid di Istana Merdeka, Jakarta. (dok.Setneg RI)

​MERCUSUARNEWS.CO – Pemerintah memperkuat penanganan dampak kesehatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau bagi masyarakat di wilayah terdampak. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan selama sepekan guna menghindari bahaya abu vulkanik.

​Imbauan tersebut disampaikan Menkes Budi dalam rapat terbatas terkait perkembangan penanganan bencana alam yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto secara hybrid di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).

​Menkes memaparkan tiga dampak kesehatan utama yang harus diwaspadai masyarakat, yakni gangguan pernapasan, iritasi mata, dan masalah kulit.

​Ancaman Paru-paru hingga Kulit

​Budi mengungkapkan bahwa gangguan sistem pernapasan menjadi perhatian paling krusial. Pasalnya, abu vulkanik mengandung silika yang berpotensi merusak paru-paru.

​”Masalah kesehatannya memang nomor satu adalah pernapasan, Bapak Presiden. Karena itu ada silikanya yang bisa merusak paru-paru. Jadi memang diharapkan bagi kami kementerian/sektor kesehatan, sebaiknya seminggu ini jangan keluar rumah. Kalaupun keluar rumah, mesti memakai masker,” ujar Budi.

​Selain sistem pernapasan, mata menjadi organ yang sangat rentan terpapar abu erupsi. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar gedung dianjurkan memakai pelindung mata.

​”Masalah kesehatan yang kedua adalah mata, Bapak Presiden, karena bisa masuk ke mata. Jadi sebaiknya jangan keluar rumah juga. Kalau keluar rumah, mesti memakai kacamata,” tuturnya.

​Dampak ketiga adalah iritasi kulit akibat partikel debu vulkanik yang tajam. Untuk meminimalkan risiko tersebut, warga diminta mengenakan pakaian tertutup jika harus bepergian.

​”Masalah yang ketiga adalah masalah kulit, karena debunya nempel dan itu tajam. Itu sebaiknya jangan keluar rumah juga Bapak Presiden. Dan kalau keluar rumah, diharapkan memakai baju panjang dan celana panjang,” jelas Budi.

​Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat di zona terdampak untuk terus memantau informasi resmi serta disiplin menggunakan APD mandiri berupa masker, kacamata, dan pakaian panjang demi menjaga kesehatan selama masa erupsi berlangsung.

Share This Article