Bupati Fahmi Ajak Warga Teladani Kiai Yazid Abdurrahman untuk Bangun Purbalingga

Tahmid Musyafa
4 Min Read
Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga saat menghadiri Haul KH Yazid Abdurrahman. (dok. Humas Pemkab)

PURBALINGGA – Haul KH M Yazid Abdurrahman di Pondok Pesantren Ar-Rohman menjadi momentum mengenang perjuangan dakwah sekaligus memperkuat gotong royong dalam pembangunan daerah.

Perjuangan dakwah dan pengabdian KH M Yazid Abdurrahman di Kabupaten Purbalingga diharapkan tidak berhenti sebagai kenangan. Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengajak masyarakat meneruskan nilai-nilai kebaikan dan keteladanan yang telah diwariskan tokoh tersebut untuk memperkuat pembangunan daerah.

Ajakan itu disampaikan Fahmi saat menghadiri Pengajian Umum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul KH M Yazid Abdurrahman di Pondok Pesantren Ar-Rohman, Kalikabong, Purbalingga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fahmi hadir bersama Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani mengajak masyarakat menjadikan perjalanan hidup dan pengabdian Kiai Yazid Abdurrahman sebagai sumber inspirasi untuk terus memberikan manfaat bagi sesama.

“Saya mengajak kita semua untuk mendoakan dan meneladani kiprah serta kebaikan KH M Yazid Abdurrahman. Setiap tokoh memiliki banyak hal yang bisa kita teladani dan pelajari,” ujar Fahmi.

Bupati Fahmi: Kebaikan Kiai Yazid Abdurrahman Harus Terus Dilanjutkan

Menurut Fahmi, sebuah peringatan haul seharusnya tidak hanya menjadi kegiatan untuk mengenang sosok yang telah wafat. Lebih dari itu, momentum tersebut dapat menjadi kesempatan untuk menggali nilai-nilai perjuangan yang pernah dilakukan dan menerapkannya dalam kehidupan masa kini.

Ia berharap berbagai kebaikan yang telah dilakukan Kiai Yazid Abdurrahman, khususnya dalam dakwah dan pengabdian kepada masyarakat, dapat diteruskan oleh generasi berikutnya.

“Semoga apa yang telah dilakukan dapat dilanjutkan dan dikembangkan untuk menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Menurutnya, kebermanfaatan yang ditinggalkan seorang tokoh akan memiliki nilai lebih apabila diteruskan dan dikembangkan sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat pada masa sekarang.

Haul dan Maulid Jadi Momentum Perkuat Persaudaraan

Selain mengenang perjuangan Kiai Yazid, kegiatan tersebut juga dinilai menjadi ruang penting untuk mempererat silaturahmi masyarakat.

Fahmi mengatakan pembangunan Purbalingga membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat, tokoh agama, pesantren, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen lainnya.

“Ini menjadi momentum silaturahmi yang baik. Semoga bisa mempererat tali persaudaraan kita, khususnya dalam membangun Purbalingga,” ujar Fahmi.

Ia menilai semangat persaudaraan dan gotong royong perlu terus dirawat agar berbagai agenda pembangunan daerah dapat berjalan secara bersama-sama.

Pemkab Purbalingga Buka Ruang Kolaborasi dengan Pesantren

Fahmi menegaskan Pemerintah Kabupaten Purbalingga terbuka terhadap kerja sama dengan keluarga besar KH M Yazid Abdurrahman maupun berbagai elemen masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan daerah sekaligus memperluas manfaat program pemerintah bagi masyarakat.

Menurut Fahmi, pesantren dan tokoh agama memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat. Karena itu, hubungan yang baik antara pemerintah dan berbagai elemen keagamaan perlu terus dijaga.

Pengajian Dihadiri KH Marzuqi Mustamar

Pengajian umum dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul KH M Yazid Abdurrahman tersebut berlangsung dalam suasana khidmat.

Kegiatan menghadirkan Dr KH Marzuqi Mustamar M.Ag dari Jombang sebagai salah satu pengisi acara.

Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus mengenang kiprah KH M Yazid Abdurrahman dalam perjuangan dakwah dan pengabdiannya kepada masyarakat Purbalingga.

Momentum tersebut kemudian ditutup dengan semangat untuk meneruskan nilai-nilai keteladanan, memperkuat persaudaraan, serta membangun Purbalingga melalui kerja sama dan gotong royong.

Bagi Pemkab Purbalingga, keteladanan tokoh agama seperti Kiai Yazid diharapkan dapat menjadi energi sosial untuk memperkuat pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan daerah, tetapi juga memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Share This Article