MERCUSUARNEWS.CO – Sebanyak 19 kecamatan di Kabupaten Banjarnegara mulai bersaing dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII tingkat Kabupaten Banjarnegara. Ajang dua tahunan ini sekaligus menjadi pintu seleksi menuju Porsadin VIII tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Porsadin VIII Banjarnegara resmi dibuka Bupati Banjarnegara Amalia Desiana di Pondok Pesantren Raudlatul Mubtadiin, Dusun Jamblang, Desa Kubang, Kecamatan Wanayasa.
Seluruh kecamatan mengirimkan kafilah untuk mengikuti sejumlah perlombaan yang mencakup bidang keagamaan, seni, dan olahraga.
Porsadin Banjarnegara Pertandingkan 9 Cabang
Sejumlah cabang yang diperlombakan antara lain Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), azan, pidato bahasa Jawa, baca puisi Islami, kaligrafi, cerdas cermat, bulu tangkis, tenis meja, dan lari cepat.
Bupati Banjarnegara Amalia Desiana mengatakan Porsadin tidak hanya berorientasi pada kemenangan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mengembangkan bakat, minat, serta kompetensi para santri diniyah.
“Porsadin sangat penting untuk mengasah bakat, minat, sekaligus kompetensi santri. Ilmu agama menjadi fondasi yang mengimbangi kecakapan akademik,” kata Amalia.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan nilai agama di tengah derasnya arus informasi dan penggunaan media sosial. Bekal keagamaan, kata dia, diperlukan agar santri mampu menyaring informasi dan menggunakan ruang digital secara bijak.
Bupati Soroti Kekeringan di 54 Desa
Dalam kesempatan tersebut, Amalia juga mengajak keluarga besar pesantren dan masyarakat ikut menjaga lingkungan di tengah kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Banjarnegara.
Menurutnya, terdapat 54 desa yang terdampak kekeringan, termasuk sejumlah wilayah di Kecamatan Wanayasa.
“Kondisi ini memerlukan gotong royong kita semua. Mari kita jaga kelestarian alam. Bila ada pohon yang ditebang, harus ada pohon pengganti yang ditanam,” ujarnya.
Juara Porsadin Banjarnegara Disiapkan ke Tingkat Provinsi
Ketua Panitia Porsadin VIII Banjarnegara, KH Zahid Khasani, mengatakan ajang tersebut menjadi bagian dari proses penjaringan santri berprestasi untuk mewakili Banjarnegara di tingkat Jawa Tengah.
Peserta terbaik akan dipersiapkan mengikuti Porsadin VIII tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Tegal pada Oktober 2026.
Selanjutnya, peserta berprestasi di tingkat provinsi berpeluang melaju ke tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di TMII Jakarta pada November 2026.
“Setelah sukses menjadi tuan rumah tingkat Jawa Tengah pada Porsadin VII tahun 2024, kami berharap tahun ini delegasi Banjarnegara mampu menembus jenjang provinsi hingga ke tingkat nasional,” kata Zahid.
Selain menjadi ajang seleksi prestasi, Porsadin VIII Banjarnegara juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antarsantri diniyah dari 19 kecamatan.
Kompetisi tersebut diharapkan mampu melahirkan santri berprestasi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan pendidikan diniyah Kabupaten Banjarnegara.
