Komisi II DPRD Banjarnegara Dorong Perusda Jadi Mesin Baru PAD

Tahmid Musyafa
4 Min Read
Komisi II DPRD Banjarnegara dorong Perusda sebagai sumber PAD. (dok. DPRD Banjarnegara)

MERCUSUARNEWS.CO – Komisi II DPRD Banjarnegara mendorong perusahaan daerah (Perusda) tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan dan usaha, tetapi juga mampu menghasilkan dividen yang lebih besar untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dorongan tersebut disampaikan Komisi II DPRD Banjarnegara setelah melakukan evaluasi terhadap sejumlah perusahaan daerah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas (TRMS) Banjarnegara.

TRMS Serulingmas Ditargetkan Lebih Produktif

Anggota Komisi II DPRD Banjarnegara, Samsul Bachri Al Tugiyo, mengatakan peningkatan kontribusi Perusda menjadi salah satu langkah yang perlu ditempuh untuk memperkuat PAD.

Menurut dia, TRMS Serulingmas memiliki potensi besar untuk dikembangkan tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai sumber pendapatan daerah.

“TRMS ini perusahaan. Bagaimana kemudian dikemas menjadi sumber pendapatan daerah,” kata Tugiyo.

Ia menilai pengembangan TRMS harus dibarengi dengan penyelesaian aspek legalitas, inovasi usaha, serta strategi peningkatan pendapatan. Dengan fondasi pengelolaan yang jelas, potensi wisata dan aset yang dimiliki TRMS dapat dioptimalkan.

Salah satu indikator potensi tersebut terlihat dari target kunjungan TRMS yang mencapai 300 ribu wisatawan sepanjang 2026.

Target itu, kata Tugiyo, perlu diikuti dengan inovasi agar pendapatan TRMS tidak hanya bergantung pada tiket masuk. Kerja sama dengan pihak lain juga dinilai dapat menjadi alternatif untuk memperluas sumber pendapatan.

“TRMS membuka diri untuk adanya kerja sama lain untuk meningkatkan PAD,” ujarnya.

DPRD Soroti Seluruh Perusahaan Daerah

Dorongan peningkatan PAD tidak hanya ditujukan kepada TRMS. Komisi II juga meminta seluruh Perusda Banjarnegara mengoptimalkan potensi bisnis dan pelayanan yang dimiliki.

Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain perusahaan di bidang pertambangan, BKK, hingga PDAM.

Tugiyo menilai peningkatan PAD tidak seharusnya terus bertumpu pada pajak dan retribusi masyarakat. Aset serta perusahaan milik daerah juga harus mampu memberikan kontribusi yang lebih besar.

“Jangan sampai apa-apa masyarakat yang menjadi objek pajak dalam peningkatan PAD. Sudah saatnya perusahaan daerah ini harus dapat meningkatkan pendapatan daerah,” katanya.

Khusus PDAM, ia memahami bahwa perusahaan tersebut memiliki fungsi utama memberikan pelayanan publik. Namun, menurutnya, fungsi pelayanan tetap dapat berjalan bersamaan dengan upaya meningkatkan kinerja dan kontribusi kepada pemerintah daerah.

Karena itu, DPRD mendorong PDAM terus melakukan pembenahan agar ke depan memiliki peluang memberikan dividen dan menambah PAD Banjarnegara.

TRMS Siapkan Evaluasi dan Pembenahan

Plt Direktur TRMS Serulingmas, Diah Ayu Pramono, menyambut positif evaluasi dan masukan dari Komisi II DPRD Banjarnegara.

Ia mengatakan rekomendasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi manajemen untuk memperbaiki pengelolaan TRMS.

“Kami menyambut baik audiensi dengan Komisi II. Tentunya ini menjadi bahan kami untuk melakukan evaluasi ke depan menjadi lebih baik. Beberapa rekomendasi akan kami tindak lanjuti untuk terus berbenah,” ujar Diah.

Saat ini, TRMS Serulingmas memiliki sekitar 130 satwa, baik satwa dilindungi maupun tidak dilindungi. Koleksi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama, termasuk gajah, orangutan, dan burung kakatua jambul kuning.

Dengan potensi tersebut, TRMS didorong terus mengembangkan konsep wisata dan edukasi sekaligus membuka sumber pendapatan baru.

Bagi DPRD Banjarnegara, penguatan Perusda bukan sekadar mengejar keuntungan. Perusahaan daerah tetap harus menjalankan fungsi masing-masing, tetapi juga dituntut lebih profesional, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap daerah.

Optimalisasi TRMS dan Perusda lainnya diharapkan dapat membuat aset daerah lebih produktif, meningkatkan dividen, dan pada akhirnya memperkuat PAD Banjarnegara.

Share This Article