37 Tahun Beroperasi, PLTA PB Soedirman Banjarnegara Tetap Jadi Andalan Energi Terbarukan

Tahmid Musyafa
3 Min Read
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica Wasis Jati Waskitho (Rompi Biru) sedang berbincang dengan Irjen Pol Chaidir, terkait pemanfaatan waduk PLTA PB Soedirman. (dok. Indonesia Power)

MERCUSUARNEWS.CO – Berkapasitas 180 MW, PLTA PB Soedirman terus dijaga keandalannya untuk menopang sistem kelistrikan Jawa Tengah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Tiga dekade lebih beroperasi, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) PB Soedirman di Banjarnegara masih menjadi salah satu aset penting energi terbarukan di Jawa Tengah.

Pembangkit yang telah beroperasi selama 37 tahun tersebut terus dijaga keandalannya untuk mendukung pasokan listrik sekaligus memperkuat ketahanan energi di tengah kebutuhan listrik yang terus berkembang.

Komitmen tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) ke PLTA PB Soedirman, Unit Bisnis Pembangkit (UBP) Mrica, Banjarnegara.

Rombongan melihat langsung Bendungan Mrica dan fasilitas pembangkit untuk mengetahui pengelolaan infrastruktur energi yang telah beroperasi selama puluhan tahun tersebut.

PLTA PB Soedirman memiliki kapasitas terpasang 180 megawatt (MW) dan menjadi bagian dari infrastruktur energi terbarukan yang mendukung sistem kelistrikan Jawa Tengah.

Keandalan Pembangkit Dijaga Berkelanjutan

Untuk mempertahankan kinerja pembangkit, PLN Indonesia Power UBP Mrica melakukan pemeliharaan dan pengelolaan fasilitas secara berkelanjutan.

Langkah tersebut dilakukan agar pembangkit tetap mampu beroperasi secara optimal dan memberikan kontribusi terhadap kebutuhan listrik pelanggan.

Inspektur Jenderal Lemhannas RI, Irjen Pol Chaidir, mengatakan kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai manfaat infrastruktur yang telah bertahan selama puluhan tahun.

“Kami mengunjungi waduk yang telah berfungsi selama 37 tahun dan melihat secara langsung berbagai fungsi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Chaidir.

Menurutnya, Bendungan Mrica menunjukkan bahwa infrastruktur energi dapat memberikan manfaat yang luas sehingga keberadaan dan fungsinya perlu terus dijaga serta dioptimalkan.

PLN Indonesia Power Dorong Energi Terbarukan Tetap Andal

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica, Wasis Jati Waskitho, mengatakan menjaga keandalan PLTA PB Soedirman merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam memastikan energi terbarukan terus memberikan kontribusi bagi sistem kelistrikan.

“Menjaga keandalan PLTA PB Soedirman merupakan bentuk dedikasi kami untuk memastikan energi terbarukan dapat terus mendukung kebutuhan listrik pelanggan,” kata Wasis.

Menurut Wasis, manfaat pembangkit tidak berhenti pada penyediaan energi. PLN Indonesia Power UBP Mrica juga terus membangun kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Upaya tersebut dilakukan agar keberadaan pembangkit memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.

PLTA PB Soedirman Perkuat Ketahanan Energi Jawa Tengah

Keandalan pembangkit menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan layanan kelistrikan. Pada saat yang sama, pemanfaatan energi terbarukan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan energi.

Dengan pemeliharaan yang konsisten, optimalisasi pembangkit, serta penguatan hubungan dengan masyarakat, PLN Indonesia Power UBP Mrica terus menjaga peran PLTA PB Soedirman.

Setelah 37 tahun beroperasi, PLTA PB Soedirman bukan hanya menjadi bagian dari sejarah kelistrikan Banjarnegara, tetapi juga tetap memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan energi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Share This Article