WONOSOBO, MERCUSUARNEWS.CO — Aset pembangkit listrik tak hanya menjadi bagian dari infrastruktur energi. Di Wonosobo, kawasan PLTA Garung mulai diarahkan menjadi ruang yang mampu memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
PT PLN Indonesia Power UBP Mrica mengoptimalkan lahan seluas 302.995 meter persegi di kawasan PLTA Garung untuk mendukung pengembangan potensi wisata dan kegiatan ekonomi masyarakat secara produktif dan berkelanjutan.
Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PLN Indonesia Power UBP Mrica dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wonosobo, Koperasi Bhima Sakti, serta Sumber Mulyo.
Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan Kawasan
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica, Wasis Jati Waskitho, mengatakan optimalisasi aset merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas manfaat keberadaan perusahaan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Menurutnya, kawasan PLTA Garung memiliki potensi yang dapat dikembangkan lebih jauh, tidak hanya untuk mendukung aktivitas perusahaan, tetapi juga menjadi bagian dari destinasi wisata dan pusat tumbuhnya aktivitas ekonomi baru.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan aset yang dimiliki PLN Indonesia Power dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Potensi kawasan di sekitar PLTA Garung kami dorong untuk dapat berkembang sebagai bagian dari destinasi wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujar Wasis.
Ia menambahkan, sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, koperasi, dan mitra pengelola menjadi faktor penting agar pemanfaatan kawasan dapat berjalan secara optimal serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Buka Peluang Usaha bagi Masyarakat
Kerja sama multipihak tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola kawasan PLTA Garung sekaligus menciptakan ekosistem wisata yang melibatkan masyarakat secara aktif.
Dengan meningkatnya aktivitas wisata, peluang tumbuhnya usaha masyarakat juga semakin terbuka. Mulai dari usaha kuliner, jasa, produk lokal hingga berbagai aktivitas ekonomi pendukung lainnya berpotensi berkembang di sekitar kawasan.
Konsep tersebut menempatkan masyarakat bukan sekadar sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai bagian penting dalam pengelolaan dan pengembangan potensi kawasan.
Dorong Pemanfaatan Aset secara Berkelanjutan
Bagi PLN Indonesia Power UBP Mrica, optimalisasi aset merupakan bagian dari upaya menghadirkan nilai tambah sosial dan ekonomi di sekitar wilayah operasional.
Perusahaan tidak hanya berfokus menjaga keandalan pasokan listrik, tetapi juga mendorong pemanfaatan potensi aset secara tepat sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kawasan PLTA Garung diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan yang produktif, memiliki daya tarik wisata, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat Wonosobo untuk mengembangkan usaha.
