Pemkab Banyumas Siapkan Etalase Pertanian Modern dan Lahan Eduwisata 6 Hektare

Redaksi
3 Min Read
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menerima kunjungan Deputi Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Ruang Joko Kaiman, kompleks Pendopo Si Panji Purwokerto, Rabu (2/9/2026).(Foto Pemkab Banyumas)

MERCUSUARNEWS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas menegaskan komitmennya dalam mengembangkan etalase pertanian modern. Fasilitas ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dan kelompok tani dalam memperoleh bibit, sarana produksi, hingga akses informasi pasar secara terpadu.

​Komitmen tersebut ditegaskan oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, saat menerima kunjungan Deputi Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Ruang Joko Kaiman, kompleks Pendopo Si Panji Purwokerto, Rabu (2/9/2026).

​Sadewo menjelaskan bahwa gagasan mengenai etalase pertanian ini sebenarnya sudah dirancang sejak dirinya masih menjabat sebagai wakil bupati. Namun, keterbatasan kewenangan saat itu membuat rencana tersebut baru dapat dieksekusi periode ini.

​”Sudah ada info mengenai petani apa punya bibit apa, jadi dengan adanya etalase pertanian pasti akan memudahkan dalam pemasarannya,” ujar Sadewo.

 

​Dukungan Kemenko Pangan dan Potensi Selatan Jawa

​Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Pangan, Widiastuti, menilai wilayah Karesidenan Banyumas dan koridor selatan Jawa memiliki potensi pangan yang besar untuk dikembangkan. Potensi tersebut mencakup sektor tanaman pangan, peternakan, hingga perikanan.

​Widiastuti menekankan bahwa potensi di kawasan pantai selatan Jawa tidak boleh kalah bersaing dengan kawasan pantai utara.

Pihaknya siap mengoordinasikan dukungan antarkementerian guna memetakan serta mempercepat pengembangan potensi pangan daerah demi mendukung swasembada pangan nasional.

​”Kami ingin melihat dan memetakan potensi pangan, khususnya di wilayah Karesidenan Banyumas, mulai dari pertanian, peternakan sampai potensi yang ada di wilayah pantai selatan,” kata Widiastuti.

 

​Integrasi Catalog Digital, Pasar Fisik, dan Eduwisata

​Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Banyumas Bidang Pertanian, Guno Purtopo, menyampaikan bahwa etalase pertanian ini sejalan dengan program “Trilas” Banyumas, yaitu penumbuhan sentra pengusaha dan petani muda di setiap kecamatan.

​Pengembangan etalase pertanian ini mencakup dua sarana utama, yakni platform katalog digital dan tempat pameran fisik produk.

​”Katalog digital sebagai wadah digital bagi pengusaha untuk menampilkan komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan, sementara etalase produk sebagai wadah menampilkan produk pertanian lokal untuk meningkatkan akses pasar sekaligus tempat transaksi bagi kelompok tani,” papar Guno.

​Dalam pelaksanaannya, Pemkab Banyumas menggandeng perguruan tinggi lokal, salah satunya Telkom University (Tel-U) Purwokerto. Tel-U berperan dalam penyiapan aplikasi serta penerjunan mahasiswa untuk mendampingi operasional program di lapangan.

​Sebagai pelengkap fasilitas, Pemkab Banyumas juga menyediakan lahan seluas 6 hektare yang dialokasikan sebagai pusat pembelajaran interaktif sekaligus kawasan eduwisata pertanian bagi masyarakat.

Share This Article