Owabong Purbalingga: Menelusuri Rekam Sejarah, Fasilitas, dan Daya Tarik Wisata Air Unggulan Jawa Tengah

Redaksi
5 Min Read
Obyek wisata Owabong Purbalingga. (Foto: owabong.id)

MERCUSUARNEWS.CO — Objek Wisata Air Bojongsari atau yang lebih dikenal sebagai Owabong merupakan destinasi wisata air unggulan yang berlokasi di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Destinasi ini terus menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah karena mengusung konsep water park berbasis alam.

Owabong tidak hanya menawarkan wahana permainan air modern, tetapi juga menyajikan nilai sejarah, budaya lokal, serta fasilitas rekreasi keluarga yang lengkap.

​Kombinasi keunggulan tersebut menjadikan Owabong sebagai salah satu ikon wisata utama, sekaligus penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar bagi Kabupaten Purbalingga hingga saat ini.

​Informasi Tiket Masuk dan Jam Operasional
​Pengelola Owabong Purbalingga menetapkan harga tiket masuk yang relatif terjangkau untuk semua kalangan masyarakat. Pada hari biasa (weekday) Senin hingga Jumat, tiket masuk dibanderol dengan harga Rp25.000 per orang. Meanwhile, pada akhir pekan (weekend) Sabtu dan Minggu, hari libur nasional, serta musim liburan, harga tiket masuk disesuaikan menjadi Rp35.000 per orang.

​Harga tiket tersebut sudah mencakup akses ke berbagai wahana air utama yang berada di dalam kawasan. Sementara itu, jam operasional Owabong Purbalingga berlangsung setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB. Durasi waktu operasional yang panjang ini memungkinkan para pengunjung, khususnya wisatawan keluarga, untuk menikmati seluruh wahana sejak pagi hingga sore hari dengan lebih leluasa.

 

​Fakta-Fakta Menarik Owabong Purbalingga

​Owabong Purbalingga memiliki sejumlah fakta menarik yang menjadikannya berbeda dibandingkan tempat rekreasi air atau water park pada umumnya:

​1. Air Alami Tanpa Mata Perih

Salah satu keunggulan utama Owabong Purbalingga adalah penggunaan air kolam yang bersumber langsung dari mata air alami. Air di destinasi ini dikenal jernih, sejuk, dan tidak menyebabkan mata perih karena penggunaan kaporit yang sangat minim. Kondisi tersebut menjadi nilai tambah bagi kenyamanan dan keamanan pengunjung, khususnya anak-anak.

​2. Sejarah Kolam Renang Belanda

Owabong memiliki latar belakang sejarah yang panjang. Dahulu, kawasan ini dikenal sebagai Pemandian Bojongsari yang dibangun oleh warga Belanda pada tahun 1946. Awalnya, tempat ini merupakan area rekreasi pribadi sebelum akhirnya dikelola oleh Pemerintah Daerah dan dikembangkan menjadi destinasi wisata publik.

Pada 1 Maret 2005 dilaksanakan soft opening, yang kemudian dilanjutkan dengan Grand Opening pada 18 Maret 2005, meresmikan nama tempat ini menjadi Obyek Wisata Air Bojongsari (Owabong).

​3. Kolam Ombak Sagara

Salah satu wahana unggulan di lokasi ini adalah Kolam Ombak Sagara, yang diklaim sebagai kolam ombak terbesar di Jawa Tengah. Wahana ini menghadirkan sensasi ombak layaknya di pantai lepas, sehingga menjadi daya tarik favorit bagi pengunjung dari berbagai usia.

​4. Wahana Ekstrem dan Seru

Tidak hanya menyediakan wahana air, Owabong juga menghadirkan beragam permainan non-air yang memacu adrenalin. Di antaranya terdapat zipline coaster atau kendaraan luncur gantung, flying fox, gokart, hingga 4D Theatre. Pada periode tertentu, seperti libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pengelola juga menyajikan pertunjukan tambahan seperti flyboard yang menambah variasi pengalaman bertamasya.

​5. Pasar Gantar yang Unik

Owabong Purbalingga memiliki area unik bernama Pasar Gantar. Di tempat ini, transaksi antara penjual dan pembeli dilakukan tanpa saling melihat langsung karena terhalang oleh dinding tembok. Proses jual beli menggunakan sarana bambu panjang yang dilengkapi ember di ujungnya, menyuguhkan pengalaman wisata budaya yang langka.

​6. Ritual Tradisi ‘Bersih Sumber’

Menjelang bulan Ramadan, pengelola Owabong rutin menggelar tradisi ‘Bersih Sumber’ sebagai bentuk rasa syukur atas kelestarian mata air alami. Dalam momen tertentu, tradisi ini juga disertai dengan kebijakan akses masuk gratis bagi warga lokal untuk mempererat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar.

​7. Luas Area dan Fasilitas Lengkap

Kawasan Owabong Purbalingga terus berkembang dari luas awal yang berkisar 1 hektare hingga kini mencapai 4,8 hektare. Selain wahana permainan air, tersedia fasilitas pendukung seperti kolam air hangat, fasilitas terapi ikan, area hijau, hingga penginapan Hotel Owabong yang memudahkan wisatawan untuk menginap di dalam kawasan.

​Dengan kekayaan sejarah, kualitas air alami yang menyegarkan, kelengkapan wahana, serta sentuhan budaya lokal, Owabong Purbalingga tidak sekadar menjadi tempat bermain air, melainkan destinasi wisata keluarga yang edukatif dan berkarakter.

Ke depan, Owabong diharapkan terus berinovasi dan mempertahankan posisinya sebagai salah satu water park terbaik di Jawa Tengah.

​

TAGGED:
Share This Article