MERCUSUARNEWS.CO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Cilacap mengambil langkah strategis yang agresif dalam menatap Pemilu 2029. Tanpa menunggu mendekati tahun politik, partai ini resmi memobilisasi 8.691 kader tingkat akar rumput untuk menguasai basis dukungan hingga ke tingkat dusun dan desa.
Langkah ini menandai tuntasnya konsolidasi organisasi maraton yang telah berjalan sejak Agustus 2026. Pembentukan kepengurusan resmi diselesaikan secara serentak pada Minggu (4/10/2026) malam di lima Pengurus Anak Cabang (PAC) terakhir, yakni Cimanggu, Jeruklegi, Cilacap Selatan, Cilacap Utara, dan Cilacap Tengah.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cilacap, Anggit Adi Juwita, menegaskan bahwa perampungan struktur ini bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan instruksi langsung untuk menggerakkan mesin partai di tengah masyarakat.
”Kader-kader ini adalah ujung tombak perjuangan partai untuk memenangkan hati rakyat. Kami optimistis pada 2029 nanti PDI Perjuangan Cilacap akan memenangkan pemilu dan menjadi salah satu kabupaten dengan lumbung suara terbanyak PDI Perjuangan, terutama di Jawa Tengah,” ujar Anggit di Kantor DPC PDI Perjuangan Cilacap.

Sebanyak 8.691 kader yang telah melalui proses seleksi dan pendadaran ini disebar secara presisi di 284 ranting dan 1.229 anak ranting di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap. Rinciannya terdiri dari 2.550 pengurus ranting dan 6.141 pengurus anak ranting.
Anggit menginstruksikan seluruh pengurus di tingkat akar rumput untuk segera bergerak menyerap persoalan warga tanpa harus menunggu momentum pemilu mendekat. Seluruh kader diminta aktif mendampingi masyarakat yang membutuhkan dan menyalurkan aspirasi tersebut secara berjenjang ke kanal kepartaian di DPC.

Dengan tuntasnya pembentukan struktur hingga tingkat terluar ini, PDI Perjuangan Cilacap memproyeksikan kehadiran kader secara konsisten di lapangan dapat mengunci kepercayaan publik menuju kontestasi politik 2029.
