MERCUSUARNEWS.CO – Ratusan pelajar dari lima SMP Islam di Kecamatan Kawunganten, Cilacap, unjuk kemampuan dalam Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Forum Komunikasi SMP Islam Kawunganten (FKSMPIK). Mereka berkompetisi dalam sejumlah cabang olahraga, keagamaan, dan seni.
Porseni berlangsung di SMP Al Hikmah Kawunganten pada Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para siswa untuk berkompetisi sekaligus mempererat hubungan antarsekolah.
FKSMPIK menaungi lima SMP Islam di Kecamatan Kawunganten. Kelima sekolah tersebut yakni SMP Sultan Agung, SMP Al-Hikmah, SMP Yabaki, SMP Bahari, dan SMP Nurul Mubtadiin.

Ketua FKSMPIK Gerismanto mengatakan Porseni tidak hanya berfokus pada kompetisi. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengembangkan potensi siswa sekaligus memperkuat persaudaraan.
“Tujuannya adalah untuk menjalin ukhuwah Islamiyah, menjalin persaudaraan, persahabatan di antara sesama pelajar muslim di wilayah Kecamatan Kawunganten, terutama dari sekolah-sekolah swasta,” kata Gerismanto yang juga Kepala SMP Sultan Agung Kawunganten.
Digelar Dua Hari, Ada Olahraga hingga Lomba Keagamaan

Porseni FKSMPIK berlangsung selama dua hari, yakni 22-23 September 2026. Pada hari pertama, para peserta mengikuti berbagai pertandingan olahraga.
Panitia menggelar lomba lari 5K, sepak takraw, bola voli, dan tenis meja. Selanjutnya, pada Rabu (23/9), peserta mengikuti berbagai kegiatan keagamaan dan seni.
Gerismanto menyebut Porseni sekaligus menjadi ajang untuk memetakan potensi siswa. Para siswa yang menunjukkan kemampuan menonjol dapat dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi pada jenjang berikutnya.
“Kami itu sesungguhnya sedang mencari bibit potensi bakat dari anak-anak di berbagai bidang cabang olahraga maupun cabang keagamaan,” ujarnya.
Setiap sekolah mengirim sekitar 35 atlet untuk mengikuti berbagai cabang olahraga. Para peserta juga mendapat dukungan dari orang tua selama mengikuti rangkaian kegiatan.
“Alhamdulillah, dari semua sekolah tadi kita saksikan bahwa sama-sama itu semua atlet mulai dari lari 5K hingga sampai dengan tenis meja ataupun takraw total semuanya ada 35 atlet masing-masing sekolah,” ungkap Gerismanto.
Jadi Persiapan Popda dan MAPSI

Porseni FKSMPIK juga menjadi bagian dari persiapan siswa menghadapi sejumlah kompetisi. Untuk bidang olahraga, kegiatan tersebut menjadi ajang pemanasan menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Kabupaten Cilacap.
Sementara itu, perlombaan keagamaan menjadi persiapan menuju Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni (MAPSI) tingkat Komda Jeruklegi.
“Untuk persiapan di bidang olahraga, persiapan Popda, di bidang keagamaan itu dipersiapkan untuk kegiatan MAPSI,” kata Gerismanto.
Rangkaian Porseni berlanjut pada Rabu. Sebanyak 943 siswa akan mengikuti pawai taaruf sebelum melanjutkan berbagai perlombaan keagamaan dan seni.
Panitia menyiapkan sejumlah kategori lomba, seperti tartil, Asmaul Husna, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), pidato, hingga festival hadrah. Panitia juga menyediakan doorprize dan sembako bagi masyarakat sekitar.
Salah satu hadiah utama dalam doorprize berupa sepeda gunung yang disiapkan pihak yayasan.
Perkuat Persaudaraan Antarpelajar

Gerismanto berharap Porseni FKSMPIK tidak berhenti sebagai ajang mencari juara. Dia ingin kegiatan tersebut memperkuat kebersamaan lima sekolah yang tergabung dalam forum tersebut.
“Meskipun kita beda-beda rumah, urusan rumah tangga masing-masing sekolah, tapi kita itu bersatu bergandengan tangan, berangkulan untuk mengangkat agar siswa-siswi di FKSMPIK itu adalah sebagai satu saudara, bahkan seduluran selawase,” tuturnya.
Dia menambahkan FKSMPIK ingin mendorong lahirnya siswa yang mandiri, berprestasi, sekaligus memiliki akhlak yang baik.
Salah satu peserta, Galuh Safitri dari SMP Sultan Agung Kawunganten, mengaku menikmati suasana Porseni. Dia mengikuti beberapa cabang olahraga, mulai dari bola voli, lari, tenis meja, hingga sepak takraw.
“Di sini suasananya gembira, banyak teman, dan jadi ajang silaturahmi. Harapan kita semua di sini bisa memenangkan semua perlombaan,” kata Safitri.
Dia bersama teman-temannya melakukan persiapan dengan rutin berlatih. Mereka memanfaatkan waktu istirahat, jam pelajaran kosong, serta waktu senggang untuk berlatih.
“Kami banyak latihan di jam pelajaran yang kosong, istirahat, dan waktu-waktu senggang,” ujarnya.
Menurut Safitri, Porseni memberikan pengalaman baru bagi para peserta. Kegiatan tersebut juga membuka kesempatan bagi siswa untuk mengenal lebih banyak teman dari sekolah lain.
“Dengan adanya ajang Porseni ini kita tambah pengalaman dan teman banyak. Tambah berprestasi,” pungkasnya.
Porseni FKSMPIK digelar secara bergilir di lima sekolah anggota. Tahun ini SMP Al-Hikmah menjadi tuan rumah. Tahun depan, giliran SMP Bahari menjadi tuan rumah, kemudian SMP Sultan Agung, SMP Yabaki, dan SMP Nurul Mubtadiin.
