MERCUSUARNEWS.CO – Perum BULOG bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Cilacap terus menyalurkan Bantuan Pangan (Banpang) Beras kepada masyarakat. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
Penyaluran bantuan secara simbolis berlangsung di kawasan Teluk Penyu, Cilacap, untuk penerima bantuan dari Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan. Sebanyak 1.629 PBP menerima bantuan dengan total 48.870 kilogram beras.
Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., menghadiri kegiatan tersebut. Hadir pula Danpusenif TNI AD Letnan Jenderal TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., Danpusdikif TNI AD Brigadir Jenderal TNI Zaiful Rakhman, S.H., M.M., mantan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil Yogyakarta Dedi Aprilyadi, serta jajaran BULOG Kancab Banyumas.
8.256 Ton Beras Disalurkan
BULOG mencatat penyaluran bantuan pangan di Cilacap telah mencapai 275.233 PBP. Jumlah beras yang telah disalurkan mencapai 8.256.990 kilogram atau sekitar 8.256 ton.
Distribusi tersebut menyebar ke berbagai wilayah di Kabupaten Cilacap. BULOG menjalankan penyaluran bersama TNI dan pemerintah daerah untuk menjangkau masyarakat penerima manfaat.
Ahmad Rizal mengatakan BULOG siap menjalankan penugasan pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Menurut dia, kolaborasi antara BULOG, pemerintah daerah, TNI, dan berbagai pihak menjadi kunci kelancaran distribusi bantuan pangan.
“Bantuan Pangan Beras ini merupakan bentuk perhatian Presiden RI dalam menjaga ketahanan pangan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. BULOG akan terus bergerak menjalankan amanah untuk menyalurkan bantuan hingga periode Oktober sampai Desember 2026 sesuai dengan perintah Presiden Republik Indonesia,” ujar Ahmad Rizal.
Ahmad Rizal menambahkan, pemerintah menentukan penerima bantuan berdasarkan data desil 1 sampai 4 dari Kementerian Sosial. Data tersebut menjadi acuan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang masuk prioritas penerima bantuan.
Program bantuan pangan juga berjalan di tengah dinamika cuaca, termasuk periode musim kemarau. Pemerintah melalui BULOG berupaya menjaga ketersediaan beras agar masyarakat tetap memperoleh akses pangan.
Warga Sebut Harga Beras Capai Rp 15 Ribu
Bantuan tersebut mendapat sambutan dari warga. Salah satu penerima, Umi, mengaku bersyukur memperoleh bantuan beras dari pemerintah.
Umi mengatakan bantuan itu cukup membantu keluarganya, terutama karena mereka tidak memiliki lahan sawah untuk memenuhi kebutuhan beras secara mandiri.
“Bantuan ini sangat membantu, karena kita tidak punya sawah. Sekarang sembako juga sedang mahal. Beras di pasar bisa sampai Rp 15 ribu. Ya, alhamdulillah dapat bantuan pangan,” kata Umi.
Menurut Umi, bantuan beras tersebut dapat mengurangi pengeluaran keluarga untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Dia berharap program tersebut terus berjalan dan menjangkau warga yang membutuhkan.
BULOG Jaga Pasokan dari Hulu hingga Hilir
Selain menyalurkan bantuan pangan, BULOG menjalankan peran dalam menjaga rantai pasok beras nasional. Peran tersebut mencakup penyerapan hasil panen hingga distribusi beras kepada masyarakat melalui berbagai program pemerintah.
BULOG juga mengandalkan jaringan distribusi yang tersebar di berbagai daerah untuk menjaga kelancaran penyaluran pangan.
Melalui program Bantuan Pangan Beras, pemerintah berupaya menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
