MERCUSUARNEWS.CO – Kabupaten Cilacap menyimpan destinasi wisata alam bernuansa tenang yang kini tengah populer di media sosial. Berlokasi di kawasan barat Pantai Widarapayung, Muara Keci menjadi salah satu alternatif wisata favorit masyarakat untuk menikmati panorama matahari terbenam tanpa dipungut biaya masuk.
Daya Tarik Muara Keci
Muara Keci menyuguhkan pemandangan pertemuan antara aliran sungai dan kawasan pesisir selatan Cilacap. Saat sore hari, pantulan cahaya matahari terbenam di atas permukaan air menghasilkan gradasi warna jingga keemasan.
Nuansa di area ini kerap disandingkan dengan lanskap Pandansari di Yogyakarta karena hamparan airnya yang tenang, namun memiliki keunikan tersendiri berkat keberadaan jembatan dan vegetasi pesisir yang masih alami. Mayoritas pengunjung datang untuk bersantai, memancing, atau mengabadikan momen senja menggunakan kamera ponsel.
Lokasi dan Akses Jalan
Secara administratif, lokasi Muara Keci berada di Desa Welahan Wetan, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Destinasi ini berjarak sekitar 30 menit perjalanan dari pusat kota Cilacap.
Pengunjung dapat menjadikan tugu perbatasan Desa Welahan Wetan sebagai acuan utama. Dari tugu tersebut, kendaraan diarahkan mengikuti jalur aspal dan tanah menuju area muara. Akses jalan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Pengendara diimbau untuk berhati-hati saat melintas pada musim hujan karena beberapa titik jalan tanah cenderung licin.
Fasilitas dan Kelestarian Lingkungan
Sebagai area yang belum dikelola secara komersial, pengunjung dapat menikmati suasana alam di Muara Keci secara gratis tanpa retribusi tiket. Karena fasilitas umum seperti toilet dan warung makan masih sangat terbatas, pengunjung disarankan membawa perlengkapan serta bekal pribadi secukupnya.
Popularitas Muara Keci yang kian menanjak melalui platform digital seperti TikTok menjadi peluang berkembangnya destinasi wisata baru di Cilacap. Bersamaan dengan melonjaknya jumlah wisatawan, kesadaran pengunjung dalam menjaga kebersihan serta melestarikan ekosistem muara tetap menjadi kunci utama agar keindahan alamnya bertahan dalam jangka panjang.
