MERCUSUARNEWS.CO – Polresta Cilacap mengerahkan 316 personel untuk mengamankan kegiatan penyampaian pendapat dan audiensi dalam rangka Hari Tani Nasional (HTN) 2026. Pengamanan aksi yang digelar Serikat Tani Mandiri (STaM) Cilacap itu mengedepankan pendekatan humanis.
Kegiatan berlangsung di Pendopo Kabupaten Cilacap, Kamis (24/9/2026). Selain menjaga keamanan, polisi juga memberikan pelayanan kepada para peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Yovan Fatika H.A. mengatakan personel mendapat arahan untuk mengutamakan komunikasi dan pendekatan persuasif selama bertugas. Menurutnya, polisi ingin memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman dan nyaman.
“Kita ingin pengamanan ini berjalan humanis. Masyarakat yang datang untuk menyampaikan aspirasi kita layani dengan baik, kita jaga keamanannya, sehingga kegiatan dapat berlangsung tertib dan kondusif,” ujar Yovan.
Polisi Beri Makanan dan Snack untuk Peserta
Tak hanya mengatur keamanan, personel Polresta Cilacap juga membagikan makanan dan makanan ringan kepada peserta audiensi. Pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana yang nyaman selama kegiatan berlangsung.
Yovan menyebut pemberian makanan dan snack merupakan bentuk pelayanan sederhana polisi kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan.
“Kami juga memberikan makan dan snack kepada para peserta. Ini bentuk pelayanan sederhana dari kami agar masyarakat yang mengikuti kegiatan tetap merasa nyaman selama berada di lokasi,” jelasnya.
Pengamanan berlangsung tanpa tindakan represif. Polisi mengedepankan komunikasi dengan peserta maupun panitia untuk mengantisipasi munculnya persoalan selama kegiatan.
Yovan mengatakan penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari hak masyarakat. Karena itu, pihaknya memastikan aspirasi peserta tetap tersampaikan dengan tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban umum.
“Kami menghormati masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya. Tugas kami memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, serta aktivitas masyarakat lainnya tetap bisa berjalan,” ungkapnya.
Polisi Ingatkan Peserta Jaga Ketertiban
Selama kegiatan berlangsung, personel terus berkoordinasi dengan koordinator lapangan. Polisi juga memantau situasi dan mengarahkan personel agar tetap santun serta tidak mudah terpancing ketika menghadapi dinamika di lapangan.
Yovan menilai komunikasi menjadi kunci agar penyampaian aspirasi berjalan tertib.
“Kuncinya komunikasi. Selama semua pihak saling menghormati dan menjaga ketertiban, kegiatan penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan aman. Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Pendekatan tersebut mendapat respons positif dari peserta kegiatan. Salah seorang audiens mengapresiasi pelayanan dan pengamanan yang diberikan Polresta Cilacap.
Peserta tersebut juga menegaskan kelompok tani yang mengikuti kegiatan tidak menginginkan adanya tindakan anarkis selama penyampaian aspirasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cilacap yang sudah memberikan pelayanan dan mengamankan kegiatan kami. Kami dari kelompok tani tidak menginginkan adanya tindakan anarkis, kalau ada tindakan seperti itu dari kelompok lain, itu bukan dari kelompok tani yang mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.
Kegiatan penyampaian pendapat dan audiensi dalam rangka HTN 2026 akhirnya berlangsung lancar. Polisi tidak hanya mengamankan jalannya kegiatan, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang hadir di lokasi.
