MERCUSUARNEWS.CO – Radio menjadi salah satu teman utama masyarakat sebelum telepon pintar ada di genggaman dan informasi datang dalam hitungan detik. Dari bilik ruang siar, lagu dan kabar daerah mengalir hangat ke rumah-rumah warga.
Perjalanan panjang tersebut salah satunya dilalui oleh Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Bercahaya FM Cilacap. Lembaga penyiaran yang dahulu masyarakat kenal sebagai Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) ini resmi menginjak usia 58 tahun pada tahun ini.
Pengelola menggelar acara peringatan ulang tahun secara sederhana di Route 66 Coffe and Eatery, Sudirman Plaza, Jalan Jenderal Sudirman, Cilacap, Sabtu (19/9/2026). Acara yang sekaligus menjadi ajang temu pendengar itu dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cilacap Buddy Haryanto selaku pembina, Direktur Utama Chairil Taufan, jajaran pengurus, para penyiar, serta para pendengar setia.
Suasana perayaan berlangsung hangat dan jauh dari kesan seremoni kaku. Pendengar dan penyiar berbaur akrab dalam berbagai permainan, kuis, hingga pembagian doorprize. Panitia juga menyajikan kuis khusus seputar sejarah Bercahaya FM yang menguji sejauh mana pendengar mengenal radio favorit mereka tersebut.
Bagi manajemen, perayaan ini bukan sekadar menandai bertambahnya angka usia. Peringatan ini menjadi momen berharga untuk merawat ingatan atas perjalanan panjang sebuah radio yang tumbuh dan berkembang bersama warga Cilacap.
Jejak Langkah Historis Penyiaran
Cikal bakal lahirnya Bercahaya FM bermula pada 11 September 1968. Saat itu, Pemerintah Kabupaten Cilacap mendirikan Radio Wijayakusuma untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi lokal dan sarana hiburan.
Kondisi peralatan saat itu masih sangat sederhana. Radio tersebut mengudara pertama kali dari Kebon Baru, Kecamatan Cilacap Selatan, menggunakan pemancar Short Wave (SW) 119 meter dengan kekuatan yang hanya 150 watt.
Dua tahun berselang, pengelola mengubah nama Radio Wijayakusuma menjadi Radio Pemerintah Daerah (RPD) Kabupaten Cilacap sekaligus memindahkan lokasi siaran ke Jalan Sentolo Kawat, Cilacap Selatan.
Dinamika perjalanan radio ini terus berlanjut. Pada rentang tahun 1972–1973, para pengurus memperjuangkan RPD menjadi RRI Persiapan hingga akhirnya berkembang menjadi Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Cilacap. Pada era ini, siaran memanfaatkan gelombang Medium Wave (MW) 247,5 meter dengan kekuatan pemancar naik menjadi 400 watt.
Seiring perkembangan teknologi dan menjamurnya radio swasta, pengelola mengambil berbagai langkah strategis guna meningkatkan kualitas penerimaan siaran. Salah satu langkah besarnya adalah beralih menuju teknologi Frequency Modulation (FM).
Memasuki tahun 2002, RSPD Cilacap resmi mengudara di frekuensi FM 94,3 MHz dengan sokongan kekuatan pemancar mencapai 1.000 watt. Penguatan manajemen siaran juga berjalan melalui payung Koperasi Radio Suara Bercahaya.
Tatanan regulasi baru hadir seiring terbitnya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Penyiaran Lembaga Penyiaran Publik.
Pemkab Cilacap merespons regulasi tersebut dengan menetapkan Peraturan Daerah Nomor 22 Tahun 2012 tentang Pembentukan LPPL Radio Bercahaya FM Kabupaten Cilacap, yang kemudian berlanjut dengan Peraturan Bupati Nomor 29 Tahun 2013. Pemerintah daerah akhirnya mengukuhkan jajaran Dewan Direksi LPPL Bercahaya FM pada 30 Desember 2014.
Tantangan Relevansi Zaman
Direktur Utama LPPL Bercahaya FM Chairil Taufan mengungkapkan bahwa manajemen menyelenggarakan perayaan ini sebagai wujud rasa syukur. Pihaknya bersyukur karena Bercahaya FM masih mampu hadir dan setia menemani ruang dengar masyarakat setelah menempuh perjalanan yang amat panjang.
Selain itu, momentum ini menjadi ruang berharga untuk mempererat tali silaturahmi antara jajaran pengurus, para penyiar, dan khalayak pendengar.
Selama puluhan tahun, Bercahaya FM tidak hanya menyajikan berita dan informasi daerah. Pengelola merancang beragam program hiburan yang menyatu dengan keseharian warga, mulai dari putaran lagu pop, dangdut, hingga musik campursari.
Kepala Diskominfo Cilacap Buddy Haryanto menyampaikan bahwa arus perubahan teknologi memang telah mengubah cara masyarakat dalam mencari informasi. Kendati demikian, radio selalu memiliki ruang khusus yang tidak tergantikan. Suara khas penyiar, alunan lagu pilihan, serta interaksi langsung menyajikan kehangatan yang terasa jauh lebih personal.
Oleh karena itu, pada usia ke-58 tahun ini, LPPL Bercahaya FM tidak sekadar mengusung catatan sejarah panjang sejak 1968. Radio yang beroperasi di bawah naungan Diskominfo Cilacap ini juga memikul tantangan besar untuk terus menjaga relevansi di tengah pergeseran tren media dan perubahan kebiasaan masyarakat.
Momen hangat di Route 66 Coffe and Eatery menjadi cerminan nyata dari perjalanan tersebut. Para penyiar, jajaran pengelola, dan pendengar duduk berdampingan, bermain bersama, tertawa, serta merayakan hadirnya media yang telah setia menemani Kabupaten Cilacap selama lebih dari setengah abad.
