Lepas Kontingen Asian Games 2026, Presiden Prabowo: Buat ‘Indonesia Raya’ Berkumandang di Aichi-Nagoya

Adam Malik
2 Min Read
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melepas Kontingen Indonesia yang akan berlaga pada ajang Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di Istana Negara, Jakarta. (dok.BPMI Setpres)

​MERCUSUARNEWS.CO – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melepas Kontingen Indonesia yang akan berlaga pada ajang Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Dalam pelepasan tersebut, Kepala Negara menitipkan harapan besar agar para atlet mampu mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya di panggung olahraga tertinggi se-Asia.

​”Terima kasih perjuanganmu. Negara dan bangsa menanti prestasimu,” tegas Presiden Prabowo di hadapan para atlet, pelatih, serta jajaran pengurus olahraga nasional.

​Presiden menyampaikan apresiasi mendalam atas pengorbanan dan latihan keras yang telah dijalani para atlet demi mengharumkan nama bangsa. Ia menekankan bahwa pencapaian puncak di kancah internasional membutuhkan kedisiplinan serta konsistensi yang luar biasa.

​”Saya pernah dengar seorang pelatih Olimpiade dari suatu bangsa, waktu ditanya apa rumus menjadi champion, dia jawab hanya tiga: latihan, latihan, latihan. Itu yang saya pegang terus. Berarti untuk mencapai puncak ini, saudara-saudara telah berjuang sangat keras,” ujar Kepala Negara.

​Lebih lanjut, Presiden mengingatkan bahwa seluruh jajaran kontingen berangkat bukan sekadar membawa nama pribadi atau cabang olahraga, melainkan mewakili harkat dan martabat seluruh rakyat Indonesia. Ia meminta para atlet bertanding dengan mental tangguh dan pantang menyerah.

​”Selamat berangkat, selamat mewakili negara dan bangsa, selamat berjuang. Buatlah yang terbaik untuk bangsamu. Tunjukkan bahwa anak-anak Indonesia itu tangguh, semangat, dan tidak mengenal menyerah,” lanjutnya.

​Selain memberikan dorongan moral kepada para atlet, Presiden Prabowo memberikan penghormatan khusus kepada para pemimpin dan pembina cabang olahraga nasional yang telah mencurahkan waktu serta tenaga demi pembinaan atlet.

​”Menjadi pemimpin cabang olahraga di Indonesia tidak seperti di negara lain. Kita ini berkorban. Saya ucapkan terima kasih kepada para pemimpin dari cabang-cabang olahraga karena kalian memimpin dan ikut berkorban,” katanya.

Share This Article