Kukuhkan 135 Kepala Sekolah, Bupati Purbalingga: Jangan Jarkoni dan Cuma Omdo!

Putri Najwa
2 Min Read
Bupari Fahmi mengukuhkan 135 kepala sekolah di Pendapa Dipokusumo, Purbalingga. (dok. Pemkab Purbalingga)

​MERCUSUARNEWS.CO – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menegaskan agar para kepala sekolah di wilayahnya tidak sekadar pandai memberikan arahan, melainkan wajib menjadi teladan nyata bagi para guru maupun peserta didik.

​Pesan tersebut disampaikan Fahmi saat mengukuhkan sebanyak 135 kepala sekolah di Pendapa Dipokusumo, Purbalingga, Rabu (26/8/2026).

​Para pejabat yang dilantik terdiri atas tiga kepala Taman Kanak-Kanak (TK), 108 kepala Sekolah Dasar (SD), dan 24 kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP).

​Ingatkan Tak Sekadar Omong Doang

​Dalam arahannya, Fahmi menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam mencetak generasi muda Purbalingga yang berdaya saing menghadapi tantangan era globalisasi.

​Ia mengingatkan agar para kepala sekolah tidak menerapkan prinsip jarkoni—akronim bahasa Jawa dari bisa ngajar ora bisa nglakoni (bisa mengajar tetapi tidak bisa menjalankan).

​“Saya berharap bapak ibu kepala sekolah yang dikukuhkan hari ini bisa menjadi teladan, memberikan contoh yang baik di lingkungan sekolah,” ujar Fahmi.

​“Jangan jarkoni, jangan cuma omdo (omong doang),” tegasnya.

​Menurutnya, amanah sebagai pimpinan lembaga pendidikan harus dibuktikan melalui tindakan nyata dan pemberian contoh langsung, bukan sebatas instruksi verbal tanpa realisasi.

​Tiga Titipan Penting Bupati

​Fahmi meminta seluruh kepala sekolah yang baru dilantik untuk memberikan performa terbaik dan berkontribusi secara maksimal dalam menggenjot derajat pendidikan di Purbalingga.

​Guna mencapai target tersebut, ia menitipkan tiga poin utama yang harus dipegang teguh:

​1. Performa Terbaik: Menunjukkan hasil kinerja optimal bagi peningkatan mutu sekolah.

  1. ​Integritas: Menjaga kejujuran, kedisiplinan, sikap amanah, dan rasa tanggung jawab.

​3. Loyalitas: Menjaga komitmen pengabdian dan kesetiaan kepada Kabupaten Purbalingga.

​Fahmi memungkas arahannya dengan mendorong terciptanya kerja sama yang kolaboratif, baik di internal lingkungan sekolah maupun dengan berbagai pihak eksternal, demi mewujudkan generasi muda Purbalingga yang unggul.

Share This Article