MERCUSUARNEWS.CO – Kebakaran lahan di Dusun Mertinggi, Desa Glempang, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026), masih dalam penanganan tim gabungan dan relawan. Kobaran api dilaporkan terus menjalar ke bagian utara lokasi kebakaran, bahkan mulai merembet ke wilayah Desa Kebanaran yang berada di kecamatan yang sama.
Upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama akses menuju titik api yang sulit dijangkau kendaraan serta embusan angin yang berpotensi memperluas area kebakaran.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Banjarnegara, Freyana Kusuma, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, puluhan personel gabungan masih berupaya mengendalikan api dengan peralatan yang tersedia di lapangan.
Sekitar 50 personel diterjunkan dalam penanganan kebakaran ini. Mereka berasal dari unsur Damkar, Koramil, Polsek, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), serta sejumlah kelompok relawan lainnya.
Akses Sulit, Petugas Harus Berjalan Kaki Menuju Titik Api
Salah satu kendala utama pemadaman kebakaran lahan di Mandiraja adalah terbatasnya akses menuju lokasi. Kendaraan roda empat, termasuk mobil pemadam kebakaran, belum dapat menjangkau titik api secara langsung.
Mobil Damkar hanya bisa mencapai ujung permukiman warga. Sementara itu, lokasi kebakaran masih berjarak sekitar 200 meter dari rumah terakhir warga.
Akibat kondisi tersebut, petugas dan relawan harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki untuk mencapai area yang terbakar. Keterbatasan akses juga membuat upaya pemadaman harus mengandalkan peralatan yang dapat dibawa langsung ke lokasi.
Di sisi lain, angin yang masih berembus menjadi tantangan tambahan bagi petugas. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kobaran api menjalar ke area lain, terutama pada bagian lokasi yang belum berhasil dikendalikan.
Api di Bagian Selatan dan Timur Terkendali
Meski menghadapi kendala di lapangan, upaya pemadaman mulai menunjukkan perkembangan di sejumlah titik.
Api di bagian selatan dan timur lokasi kebakaran dilaporkan telah berhasil dikendalikan. Namun, kondisi di bagian utara masih menjadi perhatian karena kobaran api dilaporkan terus menjalar.
Perambatan api ke arah Desa Kebanaran membuat upaya pengendalian perlu terus dilakukan agar kebakaran tidak meluas ke wilayah sekitarnya.
Freyana mengatakan, tim gabungan bersama relawan masih berupaya memadamkan api dan membatasi penyebarannya di tengah keterbatasan akses serta kondisi cuaca di lokasi.
“Tim gabungan dan relawan terus berupaya melakukan penanganan agar api tidak semakin meluas ke wilayah sekitarnya,” ujarnya.
Penyebab Kebakaran dan Luas Area Masih Didata
Hingga berita ini disusun, penyebab kebakaran lahan di Dusun Mertinggi, Desa Glempang, belum diketahui. Luas lahan yang terdampak juga masih dalam proses pendataan.
Informasi lebih lanjut mengenai asal mula kebakaran, total area yang terbakar, serta perkembangan penanganan masih menunggu konfirmasi dari pihak terkait.
Tim gabungan dan relawan tetap melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api, khususnya di bagian utara yang masih berpotensi mengalami perambatan.
Masyarakat di sekitar lokasi diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan petugas selama proses penanganan berlangsung. Perkembangan situasi di lapangan menjadi perhatian untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran ke wilayah permukiman maupun area lain di sekitarnya.
