Plt Bupati Ammy Lantik Annisa Fabriana Jadi Sekda Cilacap, Pastikan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Redaksi
5 Min Read
Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya saat melantik Annisa Fabriana jadi Sekda Cilacap. (M. Amron).

MERCUSUARNEWS – Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya memastikan proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap tidak melibatkan praktik jual beli jabatan. Ammy menyebut proses seleksi berlangsung melalui sistem manajemen talenta dan mengacu pada hasil penilaian tim.

Pernyataan itu disampaikan Ammy saat melantik Annisa Fabriana sebagai Sekda definitif Kabupaten Cilacap. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan berlangsung di Pendapa Wijayakusuma Cakti, Kamis (1/10/2026).

Annisa sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Cilacap. Kini dia mendapat amanah untuk membantu kepala daerah dalam menjalankan administrasi pemerintahan sekaligus mengoordinasikan perangkat daerah.

Ammy Pastikan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Ammy menjelaskan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda Cilacap menggunakan mekanisme manajemen talenta. Pemkab Cilacap, kata dia, telah memperoleh persetujuan penerapan sistem tersebut dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Menurut Ammy, mekanisme pengisian Sekda melalui manajemen talenta itu menjadi yang pertama di Jawa Tengah.

“Pelantikan Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap telah dilaksanakan melalui sistem manajemen talenta. Setelah Pemerintah Kabupaten Cilacap memperoleh persetujuan penerapan manajemen talenta d0ari BKN, proses pengisian JPT Pratama Sekretaris Daerah melalui manajemen talenta ini menjadi yang pertama di Provinsi Jawa Tengah,” kata Ammy.

Dia mengatakan proses tersebut melalui pertimbangan dan konsultasi dengan pemerintah provinsi serta pemerintah pusat. Ammy menegaskan dirinya tidak melakukan intervensi dalam proses penilaian kandidat.

“Kalau ada yang mengira ada atur-mengatur atau jual beli jabatan Sekretaris Daerah, saya pastikan hari ini tidak ada sama sekali,” tegasnya.

Ammy mengatakan seluruh tahapan seleksi dia serahkan kepada panitia seleksi dan tim penilai. Dia juga menyebut tim penilai mendapat penunjukan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Saya serahkan semua tahap seleksi kepada panitia seleksi dan tim penilai. Bu Plt ikut campur atur-mengatur? Tidak. Bahkan tim penilainya pun saya tidak kenal, ditunjuk oleh pemerintah provinsi,” ujarnya.

Menurut Ammy, seluruh kandidat yang mengikuti proses telah memenuhi persyaratan. Aspek integritas juga menjadi salah satu pertimbangan penting dalam proses tersebut.

Annisa Dipilih Berdasarkan Hasil Penilaian

Ammy mengakui seluruh kandidat memiliki kualitas masing-masing. Karena itu, dia mengatakan proses pengambilan keputusan mengacu pada hasil penilaian tim.

“Yang mana yang paling terbaik? Semuanya baik, saya akui. Susah memilih, sehingga saya putuskan untuk mengambil keputusan yang paling mudah dan meminimalisir masalah. Saya langsung tentukan yang berperingkat pertama sesuai hasil keputusan tim penilai, yaitu Ibu Annisa Fabriana,” kata Ammy.

Dia kemudian meminta Annisa menjaga integritas dan berhati-hati dalam menjalankan tugas sebagai Sekda Cilacap.

“Saya tidak mengucapkan selamat, tapi saya mengucapkan selamat bertugas. Utamakan integritas dan prinsip kehati-hatian, itu yang paling utama,” ujarnya.

Annisa Minta Dukungan Kepala OPD

Sementara itu, Annisa Fabriana mengatakan jabatan Sekda membawa tanggung jawab besar dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dia menyebut tugas Sekda antara lain membantu kepala daerah menjalankan kebijakan, mengoordinasikan lembaga di lingkungan Pemkab Cilacap, serta mendukung urusan administrasi.

“Sesuai dengan undang-undang dan peraturan, saya bertugas membantu kebijakan bupati agar semuanya terlaksana dengan baik. Kemudian juga mengoordinasikan antar lembaga yang ada di Kabupaten Cilacap dan membantu bupati dalam bidang administrasi,” kata Annisa.

Dia menyadari tugas tersebut tidak dapat dia jalankan seorang diri. Karena itu, Annisa meminta dukungan dan kerja sama dari seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

“Tugas yang tidak mudah ini sungguh pasti tidak akan bisa saya lakukan ketika tidak ada koordinasi, tidak ada kerja sama, tidak ada saling memahami pada tugas pokok masing-masing,” ujarnya.

Annisa juga menyampaikan terima kasih kepada Ammy atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Dia berkomitmen menjaga kepercayaan tersebut melalui pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai Sekda.

“Kepercayaan ini adalah sesuatu yang sangat harus dijaga. Ini adalah sebuah mahkota yang harus diimplementasikan dalam bentuk tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dengan baik,” tuturnya.

Selain melantik Sekda definitif, Ammy dalam agenda tersebut juga mengangkat PNS ke dalam jabatan fungsional. Pemkab Cilacap turut menggelar pengangkatan dan pengambilan sumpah/janji PNS lulusan IPDN angkatan XXXII.

Share This Article