Babat Jalur Tikus Perbatasan RI-Malaysia, TNI Gagalkan Penyelundupan 16,4 Kg Sabu di Kalbar

Burhanuddin
2 Min Read
Prajurit TNI mengamankan barang bukti sabu dengan total berat mencapai lebih dari 16,4 kilogram.(Foto: tni.mil.id)

​MERCUSUARNEWS.CO – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani berhasil melumpuhkan dua upaya penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan internasional di wilayah Kalimantan Barat. Dari dua aksi penindakan tersebut, prajurit TNI mengamankan barang bukti sabu dengan total berat mencapai lebih dari 16,4 kilogram.

​Seluruh barang bukti barang haram tersebut diserahkan secara resmi kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat di Aula Mapomdam XII/Tpr, Kota Pontianak.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., yang mewakili Pangdam XII/Tpr, kepada Kepala BNNP Kalbar Brigjen Pol Totok Lisdiarto, S.I.K., S.H., M.H.

​Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi menegaskan keberhasilan ini merupakan bukti nyata ketatnya pengawasan TNI di lini terdepan benteng pertahanan negara.

​”Pada kesempatan ini, saya mewakili Pangdam XII/Tpr menyampaikan rilis resmi terkait keberhasilan Satgas Pamtas RI-Malaysia di wilayah Kalbar dalam menggagalkan upaya penyelundupan Narkoba di dua kejadian berbeda,” ujar Brigjen TNI Purnomosidi dikutip dari laman tni.mil.id, Rabu (30/9/2026).

​Dua Penyergapan Beruntun

​Pengungkapan kasus pertama terjadi pada Senin (21/9/2026) di kawasan perbatasan Desa Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang. Dalam penyergapan tersebut, tim Satgas Pamtas menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 1,93 kilogram yang dibawa melintasi jalur tikus perbatasan.

​Tak berselang lama, kewaspadaan prajurit kembali membuahkan hasil signifikan pada Sabtu (26/9/2026). Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani berkolaborasi dengan Satgas Intelijen mencegat pergerakan mencurigakan di Desa Entumun, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau. Petugas mengamankan 13 paket sabu dengan total berat mencapai 14,472 kilogram.

​Apresiasi dari Mabes TNI

​Secara terpisah, Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan naluri tempur para prajurit di lapangan dalam menjaga kedaulatan bangsa dari ancaman bahaya narkotika.

​”Keberhasilan ini menunjukkan kesiapsiagaan dan komitmen prajurit TNI dalam menjaga wilayah perbatasan sekaligus mencegah masuknya narkotika ke Indonesia. Sinergi dengan seluruh instansi terkait akan terus diperkuat untuk memberantas penyelundupan narkotika lintas negara,” tegas Mayjen TNI Muhammad Nas.

​Penyerahan barang bukti ke BNNP Kalbar ini selanjutnya akan diselidiki lebih lanjut guna mengusut tuntas jaringan pengedar internasional yang memanfaatkan celah perbatasan darat RI-Malaysia.

Share This Article