SEMARANG – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII/2026 bakal menjadi salah satu perhelatan olahraga terbesar di Jawa Tengah tahun ini. Sebanyak 59 cabang olahraga (cabor) dijadwalkan dipertandingkan dengan dukungan sekitar 81 venue yang tersebar di kawasan Semarang Raya dan dua daerah pendukung.
Porprov Jateng XVII dijadwalkan berlangsung 25–31 Oktober 2026. Kota Semarang menjadi pusat penyelenggaraan sekaligus lokasi pembukaan, sedangkan Kabupaten Kendal disiapkan sebagai lokasi penutupan.
Informasi terbaru dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan KONI Jateng menyebutkan, kawasan tuan rumah utama meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga.
Selain lima daerah tersebut, penyelenggaraan juga mendapat dukungan dari Kota Surakarta dan Kabupaten Blora untuk cabang olahraga tertentu. Balap sepeda track dijadwalkan berlangsung di Velodrome Manahan, Surakarta, sedangkan aeromodeling digelar di Bandara Ngloram, Blora.
59 Cabang Olahraga Dipertandingkan
Berdasarkan informasi KONI Jawa Tengah, Porprov XVII/2026 akan mempertandingkan 59 cabang olahraga. Jumlah tersebut mencakup olahraga permainan, bela diri, atletik, akuatik, olahraga terukur, olahraga rekreasi hingga cabang olahraga yang membutuhkan venue khusus.
Daftar cabor yang masuk dalam penyelenggaraan adalah:
Aeromodeling, Akuatik, Anggar, Angkat Besi, Angkat Berat, Binaraga, Arung Jeram, Atletik, Balap Sepeda, Barongsai, Bermotor, Biliar, Bola Basket, Bola Tangan, Bola Voli, Bridge, Bulutangkis, Catur, Dance Sport, Dayung, Drumband, E-Sport, Gantole, Gateball, Golf, Gulat, Hapkido, Hoki, Judo, Ju-Jitsu, Karate, Kempo, Kick Boxing, Menembak, Muaythai, Panahan, Panjat Tebing, Paralayang, Pencak Silat, Petanque, Rugby, Sambo, Selam, Senam, Sepak Takraw, Sepak Bola dan Futsal, Sepatu Roda, Softball, Soft Tenis, Squash, Taekwondo, Tarung Derajat, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Tinju, Triathlon, Woodball, Wushu, dan Xiangqi.
Porprov 2026 mempertandingkan 59 cabang olahraga dengan 830 nomor pertandingan.
Kenapa sempat muncul angka 60 cabor?
Sebelumnya, penyelenggaraan Porprov XVII Jateng 2026 terdapat 60 cabang olahraga, termasuk berkuda. Namun, perkembangan terbaru menyebut cabang berkuda belum dapat dilaksanakan pada Porprov XVII/2026. Karena itu, angka yang digunakan dalam informasi penyelenggaraan terkini adalah 59 cabor.
Grafik Skala Porprov Jateng XVII 2026
Dengan 59 cabor dan sekitar 830 nomor pertandingan, Porprov ini tidak hanya menjadi arena perebutan medali, tetapi juga menjadi salah satu tolok ukur pembinaan atlet Jawa Tengah menuju kompetisi nasional berikutnya. Pemprov Jateng sebelumnya menyebut Porprov sebagai salah satu ajang untuk menjaring atlet potensial menuju PON 2028.
Peta Wilayah Pertandingan Porprov Jateng 2026
Secara geografis, venue pertandingan Porprov XVII tersebar di tujuh daerah, dengan lima daerah sebagai tuan rumah utama dan dua daerah sebagai pendukung.
| Wilayah | Status | Venue/Cabor yang Teridentifikasi |
| Kota Semarang | Tuan rumah utama | Berbagai venue cabor; GOR Jatidiri untuk pembukaan |
| Kabupaten Semarang | Tuan rumah utama | Venue pertandingan berbagai cabor |
| Kabupaten Demak | Tuan rumah utama | Venue pertandingan berbagai cabor |
| Kabupaten Kendal | Tuan rumah utama | Venue pertandingan; lokasi penutupan |
| Kota Salatiga | Tuan rumah utama | Venue pertandingan berbagai cabor |
| Kota Surakarta | Daerah pendukung | Balap sepeda track – Velodrome Manahan |
| Kabupaten Blora | Daerah pendukung | Aeromodeling – Bandara Ngloram |
Pemprov Jawa Tengah menyebut venue di wilayah penyelenggara telah dipersiapkan, sementara KONI Jateng masih melakukan finalisasi terhadap sejumlah venue tertentu. Pada awal Agustus, beberapa venue masih membutuhkan penyelesaian, termasuk untuk senam, tinju dan biliar.
Jadwal Porprov Jateng XVII 2026
| Tanggal | Agenda | Lokasi |
| 25 Oktober 2026 | Pembukaan dan dimulainya rangkaian pertandingan | GOR Jatidiri, Kota Semarang |
| 26 Oktober 2026 | Pertandingan/perlombaan berbagai cabor | Venue masing-masing |
| 27 Oktober 2026 | Pertandingan/perlombaan berbagai cabor | Venue masing-masing |
| 28 Oktober 2026 | Pertandingan/perlombaan berbagai cabor | Venue masing-masing |
| 29 Oktober 2026 | Pertandingan/perlombaan berbagai cabor | Venue masing-masing |
| 30 Oktober 2026 | Pertandingan/perlombaan berbagai cabor | Venue masing-masing |
| 31 Oktober 2026 | Penutupan Porprov | Kabupaten Kendal |
Jadwal di atas merupakan kerangka waktu penyelenggaraan Porprov, bukan jadwal pertandingan setiap nomor. Jadwal rinci berdasarkan cabang olahraga, nomor, sesi, jam pertandingan, dan venue masih perlu merujuk pada jadwal resmi/Technical Handbook yang dikeluarkan PB Porprov setelah finalisasi.
KONI Jawa Tengah sendiri telah menyiapkan Si Sakti, sistem informasi terintegrasi yang dirancang untuk mencatat agenda, perkembangan pertandingan, dan hasil prestasi atlet secara real time selama Porprov berlangsung.
Sekitar 10 Ribu Orang Terlibat
Skala penyelenggaraan Porprov XVII juga terlihat dari jumlah sumber daya yang dilibatkan. Pemprov Jateng memperkirakan sekitar 10.000 orang, terdiri atas atlet dan ofisial, akan terlibat dalam perhelatan tersebut. Sementara data yang disampaikan sebelumnya menyebut sekitar 8.487 atlet akan berlaga pada 59 cabor.
Besarnya jumlah peserta membuat kesiapan venue, akomodasi, transportasi, layanan kesehatan, keamanan, hingga sistem informasi menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan.
KONI Jateng menyebut proses verifikasi administrasi atlet dan finalisasi venue menjadi fokus utama menjelang pelaksanaan. Sejumlah venue yang masih membutuhkan penyempurnaan ditargetkan dapat dituntaskan pada Agustus.
Bukan Sekadar Perebutan Medali
Porprov Jateng XVII/2026 memiliki arti strategis bagi pembinaan olahraga Jawa Tengah. Atlet-atlet terbaik dari 35 kabupaten/kota akan mendapatkan kesempatan mengukur kemampuan setelah menjalani proses pembinaan dan kualifikasi.
Ajang ini sekaligus menjadi ruang pencarian bibit atlet potensial yang dapat diproyeksikan menuju kompetisi nasional dan internasional.
Bagi daerah tuan rumah, penyelenggaraan Porprov juga berpotensi memberikan dampak ekonomi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkirakan aktivitas konsumsi, transportasi dan tingkat hunian hotel akan meningkat selama pertandingan berlangsung.
Dengan demikian, Porprov XVII bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Di balik persaingan 59 cabang olahraga, terdapat agenda yang lebih besar: mengukur kualitas pembinaan olahraga Jawa Tengah sekaligus menyiapkan generasi atlet yang mampu membawa nama daerah ke level nasional.
