MERCUSUARNEWS.CO – Semangat menembus tujuh besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik dan strategi pertandingan. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarnegara juga memperkuat kesiapan mental para atlet dengan menghadirkan psikolog dari Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Langkah ini dilakukan untuk menjaga motivasi, meningkatkan kepercayaan diri, serta membantu atlet mengelola tekanan menjelang kompetisi. Dengan persiapan yang menyeluruh, para atlet diharapkan mampu tampil optimal dan memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Banjarnegara.
Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, mengatakan pendampingan psikologis menjadi bagian penting dari persiapan atlet menghadapi Porprov. Menurutnya, kesiapan mental perlu mendapat perhatian yang sama dengan kondisi fisik, penguasaan teknik, dan taktik bertanding.
“Kita lakukan kerja sama dengan menghadirkan psikolog dari UNNES. Mereka melakukan pendampingan psikologis untuk menjaga mental dan motivasi juang para atlet daerah,” kata Nurohman, Kamis (15/10/2026).
Jaga Mental Atlet di Tengah Tekanan Kompetisi
Persiapan menuju ajang olahraga tingkat provinsi bukan perkara ringan. Atlet harus menjalani program latihan intensif, menjaga kondisi fisik, meningkatkan kemampuan teknis, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi persaingan dengan atlet dari daerah lain.
Situasi tersebut dapat memunculkan tekanan, mulai dari tuntutan meraih kemenangan hingga kekhawatiran tidak mampu memenuhi harapan tim dan masyarakat.
Karena itu, KONI Banjarnegara memandang pendampingan psikologis sebagai salah satu upaya untuk membantu atlet menghadapi tantangan tersebut. Melalui sesi pendampingan dan konsultasi, atlet diharapkan memiliki ruang untuk mengelola stres, menjaga konsentrasi, serta membangun keyakinan terhadap kemampuan diri.
Nurohman menjelaskan, pendampingan tersebut menjadi bentuk perhatian KONI terhadap kondisi psikologis atlet selama menjalani pemusatan latihan dan persiapan akhir menjelang pertandingan.
“Kami juga melakukan pendampingan psikolog. Hari ini, para atlet mendapatkan pendampingan dari psikolog untuk meningkatkan semangat juang dan mental atlet,” ujarnya.
Menurutnya, atlet yang memiliki kesiapan mental lebih baik diharapkan mampu menghadapi situasi pertandingan dengan tenang, tetap fokus ketika berada di bawah tekanan, dan menjaga motivasi untuk memberikan penampilan terbaik.
Target Tujuh Besar Jadi Tantangan Banjarnegara
Pendampingan psikologis tersebut menjadi bagian dari strategi KONI Banjarnegara untuk mewujudkan target masuk tujuh besar pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Nurohman menegaskan, target tersebut tidak ditetapkan secara sembarangan. Penentuan sasaran prestasi telah melalui perhitungan dan kajian dari bidang penelitian dan pengembangan (Litbang) KONI Banjarnegara.
“Ini bagian dari upaya kami untuk mencapai target tujuh besar seperti yang sudah kita sepakati bersama. Target ini sudah melalui perhitungan dan penelitian dari bidang Litbang KONI Banjarnegara. Sekarang kita memantau kesiapan akhir mereka,” katanya.
Target tersebut menjadi tantangan bagi seluruh jajaran pembinaan olahraga Banjarnegara untuk memastikan persiapan berjalan maksimal. Selain menjaga kondisi fisik dan meningkatkan kemampuan bertanding, atlet juga perlu memiliki kesiapan mental untuk menghadapi persaingan yang ketat.
Pada tahap akhir persiapan, pemantauan terhadap kesiapan atlet menjadi penting untuk mengetahui perkembangan latihan sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperbaiki sebelum turun ke arena pertandingan.
Persiapan Menyeluruh untuk Mendongkrak Prestasi
Keterlibatan psikolog dari UNNES memperlihatkan bahwa persiapan menuju kompetisi tidak hanya berorientasi pada latihan fisik. Faktor psikologis juga menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas penampilan atlet saat bertanding.
Kepercayaan diri, kemampuan mengendalikan emosi, konsentrasi, dan motivasi merupakan aspek yang dapat membantu atlet menghadapi dinamika pertandingan. Pendampingan psikologis diharapkan mendukung atlet agar mampu mengoptimalkan kemampuan yang telah dibangun selama latihan.
Bagi KONI Banjarnegara, seluruh tahapan persiapan tersebut diarahkan pada satu tujuan, yakni meningkatkan daya saing atlet daerah di Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Dengan dukungan pelatih, tim pembinaan, dan pendampingan psikologis, para atlet diharapkan dapat menjalani kompetisi dengan lebih siap, percaya diri, dan bersemangat.
Target tujuh besar pun menjadi motivasi bersama untuk memperjuangkan prestasi sekaligus membawa nama Banjarnegara bersaing di tingkat provinsi.
