Menyongsong Masa Depan Pesisir: Prabowo Genjot Rampungnya 100 Kampung Nelayan Modern Akhir 2026!

Burhanuddin
2 Menit Baca
Pemerintah terus mempercepat transformasi sektor kelautan dan perikanan nasional.(Foto: BPMI Setpres)

​MERCUSUARNEWS.CO — Pemerintah terus mempercepat transformasi sektor kelautan dan perikanan nasional. Presiden Prabowo Subianto secara langsung memanggil Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf ke kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat guna mengevaluasi progres besar pembangunan 100 Kampung Nelayan.

​Dalam pertemuan strategis tersebut, Presiden Prabowo menagih laporan serta meminta kepastian percepatan proyek prioritas ini agar tuntas tepat waktu.

​Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden memantau ketat perkembangan di lapangan demi memastikan infrastruktur tersebut siap beroperasi sepenuhnya pada akhir tahun 2026.

​“Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta update perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan yang tengah dipersiapkan pemerintah,” tegas Seskab Teddy dalam keterangannya dikutip dari laman setneg.go.id, Senin (12/10/2026).

​Seskab menjelaskan, sebanyak 100 Kampung Nelayan ini dirancang sebagai ekosistem mandiri yang mendobrak kualitas hidup masyarakat pesisir melalui penyediaan berbagai fasilitas penunjang ekonomi terpadu.

​“Hingga akhir tahun 2026, sebanyak 100 Kampung Nelayan ditargetkan siap beroperasi dengan berbagai fasilitas penunjang aktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan,” lanjut Teddy.

​Sejumlah fasilitas vital yang disiapkan pemerintah di antaranya:

​Dermaga Modern: Sebagai infrastruktur utama penunjang mobilitas dan aktivitas sandar kapal nelayan.

​Pabrik Es dan Cold Storage: Mengunci mutu dan kesegaran hasil tangkapan agar harga jual tetap stabil dan bernilai tinggi.

​Pasar Ikan Terpadu: Membuka akses transaksi langsung antara nelayan dan pembeli.

​Melalui integrasi rantai usaha dari proses penangkapan, penyimpanan dingin, hingga pemasaran hasil laut, program ini diharapkan tidak hanya memperkuat rantai pasok perikanan nasional, tetapi juga memastikan masyarakat nelayan pesisir hidup lebih sejahtera dan berdaya saing.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Presiden Mesir di Istana Merdeka, Ini Yang Dibahas
Bagikan Artikel Ini