MERCUSUARNEWS.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mewanti-wanti seluruh panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 untuk memegang teguh netralitas dan menjaga kondusivitas di lingkungan masyarakat. Pesta demokrasi di tingkat desa dinilai harus berjalan jujur dan adil tanpa memicu perpecahan antawarga.
Himbauan tersebut ditegaskan Mbak Ammy saat membuka Sosialisasi Pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang I Tahun 2026 di Ruang Orchid NS Hotel, Jumat (21/8/2026). Kegiatan ini diikuti 48 Ketua Panitia Pilkades dari 48 desa peserta serta 16 pejabat kecamatan yang tergabung dalam Panitia Pengawas (Panwas) Kecamatan.
Mbak Ammy menegaskan, Pilkades merupakan agenda penting demokrasi desa untuk melahirkan pemimpin tepercaya. Oleh karena itu, pelaksanaannya tidak boleh dipandang sebatas prosedur rutinitas pergantian kepemimpinan belaka.
“Pilkades harus dijalankan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Panitia wajib bekerja profesional, transparan, dan tidak mengambil keputusan berdasarkan kepentingan pribadi maupun kelompok. Jika ada kendala, segera koordinasikan dengan Kecamatan atau Dispermades,” ujar Mbak Ammy.
Ia juga mengingatkan bahwa kompetisi Pilkades dibuat untuk memilih figur pemimpin, bukan untuk merusak tali silaturahmi. Pihak kecamatan turut diminta aktif mendampingi desa agar setiap tahapan berjalan tertib.
“Mari kita jadikan Pilkades sebagai momentum memperkuat demokrasi dan gotong royong. Pilihan boleh beda, tapi kerukunan warga desa harus tetap dijaga,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Cilacap, Heru Kurniawan, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan menyelaraskan pemahaman seluruh pihak sekaligus mengantisipasi potensi sengketa hukum maupun konflik sosial sejak dini.
”Kegiatan ini fokus pada mitigasi risiko hukum, kepastian syarat administrasi bakal calon, peningkatan kesiapan teknis pemungutan suara, hingga akurasi validasi data pemilih berdasarkan Daftar Potensial Pemilih Pemilihan (DP4),” terang Heru.
