MERCUSUARNEWS.CO — Al-Qur’an merupakan kalam Allah SWT yang diturunkan sebagai petunjuk, cahaya kehidupan, dan rahmat bagi orang-orang beriman. Di antara hamba-hamba-Nya, terdapat golongan istimewa yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, membaca, menghafal, memahami, serta mengamalkannya dalam keseharian. Mereka dikenal dengan sebutan Ahlul Qur’an.
Menurut ulama salaf, Ahlul Qur’an bukan sekadar mereka yang menghafal Al-Qur’an, melainkan yang memahami dan hidup sesuai ajarannya. Sahabat Abdullah bin Mas’ud RA berkata:
”Ahlul Qur’an adalah mereka yang menghalalkan apa yang dihalalkan oleh Al-Qur’an, mengharamkan apa yang diharamkannya, mengamalkan kandungannya, dan tidak berpaling darinya.”
Seseorang tetap berhak menyandang predikat Ahlul Qur’an selama menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya. Berikut adalah rincian keutamaan dan kemuliaan Ahlul Qur’an di dunia dan akhirat berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis Nabi SAW:
1. Golongan yang Dimuliakan sebagai ‘Keluarga Allah’
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ لِلَّهِ أَهْلِينَ مِنَ النَّاسِ
“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia.” Para sahabat bertanya, “Siapakah mereka, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Mereka adalah Ahlul Qur’an, keluarga Allah dan hamba pilihan-Nya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
2. Predikat Manusia Terbaik di Dunia
Rasulullah SAW bersabda:
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).
3. Mendapat Syafaat di Hari Kiamat
Rasulullah SAW bersabda:
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ
“Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.” (HR. Muslim).
4. Kedudukan Tinggi dan Derajat Utama di Surga
Rasulullah SAW bersabda:
يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِي الدُّنْيَا فَإِنَّ مَنْزِلَتَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَؤُهَا
“Dikatakan kepada ahli Al-Qur’an: ‘Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau mentartilkannya di dunia. Karena tempat tinggalmu di akhirat sesuai dengan ayat terakhir yang engkau baca.'” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).
5. Keutamaan Menghafal dan Menyelamatkan Keluarga
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَعَمِلَ بِمَا فِيهِ أُلْبِسَ وَال والدَاهُ تَاجًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Barang siapa menghafal Al-Qur’an dan menghalalkan yang dihalalkannya serta mengharamkan yang diharamkannya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga dan menerima syafaatnya untuk sepuluh anggota keluarganya yang telah ditetapkan masuk neraka.” (HR. Tirmidzi).
6. Penerang Rumah dan Cahaya di Alam Barzakh
Rasulullah SAW bersabda:
اجْعَلُوا مِنْ صَلَاتِكُمْ فِي بُيُوتِكُمْ وَلاَ تَجْعَلُوهَا قُبُورًا
“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” (HR. Muslim).
7. Senantiasa Berada dalam Lindungan Malaikat
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَحْضُرُ قِرَاءَةَ الْقُرْآنِ
“Sesungguhnya malaikat menghadiri bacaan Al-Qur’an.” (HR. Muslim).
8. Bersama Malaikat yang Mulia dan Taat
Rasulullah SAW bersabda:
مَثَلُ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَهُوَ حَافِظٌ لَهُ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ
“Perumpamaan orang yang membaca Al-Qur’an dan ia hafal di dalam hatinya, maka ia bersama para malaikat yang mulia dan taat.” (HR. Bukhari dan Muslim).
9. Dijauhkan dari Kesengsaraan Hidup
Allah Ta’ala berfirman:
فَمَنِ ٱتَّبَعَ هُدَایَ فَلَا یَضِلُّ وَلَا یَشْقَىٰ
“Barang siapa mengikuti petunjuk-Ku, maka dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.” (QS. Thaha: 123).
10. Diangkat Derajatnya oleh Allah SWT
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِينَ
“Sesungguhnya Allah akan mengangkat suatu kaum dengan kitab ini (Al-Qur’an), dan merendahkan yang lain dengannya.” (HR. Muslim).
11. Pahala Berlipat Ganda Setiap Hurufnya
Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا
“Barang siapa membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat.” (HR. Tirmidzi).
12. Jiwa yang Tenang dan Ketenteraman Hati
Allah Ta’ala berfirman:
أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَىِٕنُّ ٱلْقُلُوبُ
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28).
13. Kelayakan Menjadi Pemimpin yang Adil
Rasulullah SAW bersabda:
يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللَّهِ
“Yang paling berhak menjadi imam adalah yang paling banyak hafalannya terhadap kitab Allah.” (HR. Muslim).
14. Dicintai oleh Penghuni Langit dan Bumi
Rasulullah SAW bersabda:
إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ عَبْدًا نَادَى جِبْرِيلَ: إِنِّي أُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبَّهُ، فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ، فَيُنَادِي جِبْرِيلُ فِي أَهْلِ السَّمَاءِ: إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ، فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ، ثُمَّ يُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي الْأَرْضِ
“Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril dan berkata: ‘Aku mencintai si Fulan, maka cintailah dia.’ Jibril pun mencintainya, lalu Jibril menyeru kepada penghuni langit: ‘Sesungguhnya Allah mencintai si Fulan, maka cintailah dia.’ Maka penghuni langit pun mencintainya, lalu Allah jadikan penerimaan baginya di bumi.” (HR. Bukhari dan Muslim).
15. Menjadi Pembawa Al-Qur’an Adalah Karunia Terbesar
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ أَشْرَفَ النَّاسِ حَمَلَةُ الْقُرْآنِ
“Sesungguhnya orang yang paling mulia adalah mereka yang membawa Al-Qur’an.” (HR. Baihaqi).
Menjadi bagian dari Ahlul Qur’an merupakan anugerah tertinggi yang membawa keberkahan di dunia serta keselamatan abadi di akhirat. Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman sejati adalah jalan utama menuju kedudukan mulia di sisi Allah SWT.
